Waw, Tes Covid-19 Tercepat di Dunia, 5 Menit Saja Sudah Ketahuan Seseorang Terinfeksi atau Tidak

Hanya butuh waktu lima menit. Sudah ketahuan apakah seseoang terinfeksi virus corona atau tidak. Sebuah penmuan terbaru

FOTO / AFP
Petugas laboratorium medis mendaftarkan sampel virus coronavirus COVID-19 yang baru di Roosendaal, Belanda pada 4 Maret 2020. 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Waw, Singapura telah menciptakan alat tes virus corona tercepat di dunia.

Hanya butuh waktu 5 menit hasil tes sudsh diketahui.

Dengan adanya alat tes tersebut, maka akan lebih cepat diketahui seseorang terjangkit virus corona atau tidak.

Tentu saja penemuan tersebut akan sangat membantu upaya Singapura untuk lebih cepat mendeteksi warganya yang terkena virus corona

Waspada 6 Gejala Ringan Tak Disangka Ini Bisa Jadi Ciri-ciri Terjangkit Virus Corona

Sidang Kasus Suap Walikota Medan Nonaktif Ditunda, Semua Saksinya Ternyata Berstatus ODP Corona

Pengusaha Biro Travel Haji dan Umroh di Riau Mulai Rumahkan Karyawan Dampak Virus Corona or Covid-19

Petugas sedang memantau alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) diterminal kedatangan internasional Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Kamis (23/1/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir)
Petugas sedang memantau alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) diterminal kedatangan internasional Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Kamis (23/1/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir)

Alat ters virus corona tercepat tersebut merupakan hasil sebuah tim peneliti di Singapura.

Merak berhasil menciptakan alat uji virus corona, yang hanya butuh waktu 5 menit untuk melakukan pengujian.

Alat ini diciptakan oleh tim yang dipimpin oleh Profesor Jackie Ying, yang mengepalai Lab NanoBio di perusahaan sains, teknologi, dan penelitian bernama A*Star.

Jika penggunaan alat tes ini mendapat persetujuan dari pihak berwenang, nantinya akan menjadi tes Covid-19 tercepat di dunia.

Dilansir dari The Straits Times, tim peneliti ini berharap persetujuan bisa mereka dapatkan dalam waktu satu bulan.

Tes ini mencari bahan genetik virus dalam sekresi pasien yang dikumpulkan dari uji swab (tenggorokan).

Halaman
12
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved