Menjadi Pertanyaan Mengapa Angka Kematian Virus Corona di Indonesia Cukup Tinggi, Ini Penjelasannya

Menjadi pertanyaan, mengapa angka kematian di Indonesia akibat Virus corona lebih tinggi dibandingkan dengan yang sembuh

Weixin via SCMP
Yan Cheng ditemukan meninggal dunia setelah ditinggal enam hari oleh ayahnya yang diisolasi karena terkena virus Corona 

TRIBUNPEKANBARU.COM-  Wabah virus corona masih menjadi momok hampir sebagian besar negara di dunia.

Kenyataan yang menjadikan negara terus melakukan upaya pencegahan yang radikal.

Melakukan tes massal sampai ,ockdown negara menjadi cara yang ditempuh untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Kondisi serupa kini juga menjadi keresahan negara Indonesia.

LAPOR Pak Jokowi! Ikatan Dokter Ancam Mogok Tangani Pasien Corona, IDI: Kami Minta APD Terjamin

4 Gejala Utama Idap Virus Corona: Terbaru, Fungsi 2 INDERA Berkurang, Lengkap Cara Penanganannya

Virus Corona
Virus Corona (CDC)

Pemerintah terus berusaha untuk melakukan cara yang tak patah semangat untuk mengatisipasi penyebaran virus corona.

Menjadi sebuah catatan hingga Jumat (27/3/2020) sore, jumlah terinfeksi virus corona baru SARS-CoV-2 di Indonesia mencapai 1.046 kasus.

Sebanyak 913 pasien masih dalam perawatan, 46 sembuh, dan 87 di antaranya meninggal dunia dari angka tersebut

 Nah, terkait dengan itu Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB memberikan penjelasan kenap.

Dalam sebuah konferensi pers daring #FKUIPeduliCovid19 pada Jumat (27/3/2020), ia mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang meninggal karena Covid-19.

Beberapa orang mungkin juga heran, kenapa pasien Covid-19 yang meninggal di Indonesia jauh lebih banyak dibanding yang sembuh.

Halaman
1234
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved