Cegah Penyebaran Virus Corona

51 Penyebar Hoax Soal Virus Corona Ditangkap, Ada Mengaku Iseng hingga Tak Puas dengan Pemerintah

Ditengah pandemi ini banyak beredar informasi-informasi hoaks yang semakin membuat masyarakat panik.

Tribun Pekanbaru/Kompas.com/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
ILUSTRASI 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Indonesia saat ini tengah berjuang menangani virus Corona yang jumlah kasusnya terus bertambah.

Ditengah pandemi ini banyak beredar informasi-informasi hoaks yang semakin membuat masyarakat panik.

Setidaknya hingga saat ini polisi menangani 51 kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks mengenai virus Corona di Indonesia.

"Sudah ada 51 kasus sudah diungkap dan para pelaku sudah ditindak tegas," kata Karopenmas Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono kepada awak media, Minggu (29/3/2020).

Argo mengatakan, mayoritas pelaku penyebar hoax bermotif hanya iseng belaka.

Sebagiannya lagi mengaku merasa tidak puas dengan kinerja pemerintah Indonesia.

"Iseng, bercandaan dan ketidakpuasan terhadap pemerintah," ungkap dia.

Atas perbuatannya tersebut, mereka terancam dijerat Pasal 45 dan 45 (A) UU ITE dan Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 1946 dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.

Argo mengimbau masyarakat agar tidak percaya dan membantu menyebar berita yang belum tentu kebenarannya.

"Saring sebelum sharing. Kami dari kepolisian tetap melakukan pemantauan melalui patroli siber selama 24 jam," ujarnya.

Sejak kasus pertama dikonfirmasi pada 2 Maret 2020, laporan kasus virus corona di Indonesia kini terus bertambah setiap harinya.

Pada Sabtu (28/3/2020), Indonesia melaporkan tambahan sebanyak 109 kasus baru, sehingga total mencapai 1.155 kasus.

Pasien sembuh diketahui bertambah 13 orang menjadi 59 dan kasus menjadi 102 orang dengan tambahan 15 kasus.

DKI Jakarta masih menjadi wilayah yang memiliki jumlah kasus tertinggi, yaitu 627, disusul oleh Jawa Barat dan Banten.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 51 Penyebar Hoax Terkait Corona Ditangkap, Mayoritas Mengaku Hanya Iseng

Editor: Sesri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved