Penanggulangan Covid 19

Anak Jangan Dibawa ke Mall, Disdik Pelalawan Riau Perpanjang Libur Siswa Sekolah Hinga 13 April

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pelalawan Riau memperpanjang libur bagi siswa sekolah sampai 13 April mendatang.

TRIBUN PEKANBARU / JOHANES WOWOR TANJUNG
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pelalawan, M Zalal S.Pd 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pelalawan Riau memperpanjang libur bagi siswa sekolah sampai 13 April mendatang.

Keputusan menambah libur anak sekolah itu setelah rapat koordinasi tim gugus tugas penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) pada Jumat (27/3/2020) pekan lalu di auditorium lantai lll kantor bupati.

Disdik menyampaikan usulan perpanjangan libur dan diserujui Bupati Pelalawan HM Harris dan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tengku Mukhlis.

"Libur diperpanjang selama dua pekan kedepan. Jadi anak-anak tidak boleh bersekolah dulu," terang Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Pelalawan, M Zalal S.Pd, kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (29/3/2020).

Zalal menyebutkan, siswa sekolah mulai dari Taman Kanank-kanak (TK, Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah dirumahkan selama dua pekan ini sejak 16 Maret lalu.

Kebijakan itu diambil dengan pertimbangan menghindarkan anak sekolah dari wabah virus corona yang saat ini sedang menyebar di Indonesia. Aktivitas belajar mengajar di sekolah dikuatirkan menjadi sarana penularan corona.

Perpanjangan libur juga diharapkan bisa melindungi para peserta didik dari penyakit yang mematikan itu.

Asalkan para orangtua melarang anaknya keluar rumah dan mengotrol sistem belajar melalui pekerjaan rumah yang diberikan guru.

Disdik melarang anak-anak dibawa melancong ke suatu tempat atau berjalan.

"Jangan malah dibawa ke Mall atau jalan-jalan. Dirumahkan itu ya tetap di rumah dan mengerjakan tugas, bukan malah bermain keluar," tandas Zalal.

Dengan pernpajangan libur dua pekan ini, berarti siswa sekolah di Pelalawan tidak mengikuti proses belajar mengajar selama satu bulan.

Akibat pandemi corona yang mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )‎

Penulis: johanes
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved