Penanggulangan Covid 19

‎Belajar di Rumah Diperpanjang, Walikota Dumai Minta Orang Tua Jangan Ajak Anak Piknik

Untuk memutus dan mencegah penularan Coronavirus Desease (Covid-19), Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, telah memperpanjang libur.

Dokumentasi TribunPekanbaru/Doddy Vladimir
Seorang guru SMK Negeri 2 Pekanbaru sedang memasang kertas pemberitahuan mengenai penundaan Ujian Nasional didepan pintu gerbang sekolah, Senin (16/3). Pelaksanaan UN di Pekanbaru terpaksa ditunda akibat merebaknya virus Corona di Indonesia. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Untuk memutus dan mencegah penularan Coronavirus Desease (Covid-19), Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, telah memperpanjang libur.

Kebijakan ini berlaku untuk semua anak didik dari tingkat kanak kanak (TK) , sekolah dasar (SD) dan menengah pertama negeri (SMP), swasta serta pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) di Kota Dumai.

Kegiatan belajar mengajar yang sebelumnya diliburkan sejak 16-30 Maret 2020, saat ini diperpanjang hingga 21 April 2020, kemudian libur juga ditambah selama 4 hari dari 22-25 April 2020 untuk menyambut bulan puasa ramadhan.

Hal tersebut, tertuang dalam surat pemberitahuan Nomor 420/Disdikbud-Sekr tanggal 25 Maret 2020 Tentang Perpanjangan Belajar di Rumah.

Surat pemberitahuan tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Walikota Dumai Nomor 450/698/Adm-Kesra tanggal 24 Maret 2020 Tentang Kewaspadaan dan Pencegahan Penularan Covid-19.

Walikota Dumai, Zulkifli As mengaku bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat terkait perpanjangan belajar dirumah, mengingat saat ini kondisi penyebaran Covid-19 masih sangat berbahaya.

Dirinya menghimbau kepada pelajar, se Kota Dumai untuk belajar di rumah, serta tidak meninggalkan rumah selama masa perpanjangan belajar di rumah untuk mengantisipasi dan pencegahan penularan Covid-19.

"Belajar dirumah sementara waktu diperpanjang dulu, kita minta anak-anak tidak meninggalkan rumah jika tidak penting," katanya, Jumat (27/3/2020).

Zulkifli As juga menghimbau kepada pendidik, unruk memandu pelajaran melalui pembelajaran e-learning untuk peserta didik dan meminta orang tua memandu anak anak belajar di rumah.

"Tolong orang tua dipandu anak anak kita untuk tetap bisa belajar di rumah dengan asyik, jangan diajak piknik, ini berbahaya," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved