BUNTUT Pernyataan Si Kaya & Si Miskin Dari Jubir Istana Soal Penyebaran Virus Corona, DPR: EVALUASI

Publik menilai pernyataan si jubir yang mengatakan 'si miskin melindungi yang kaya agar tidak menularkan penyakitnya' menyakitkan.

Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
BUNTUT Pernyataan Si Kaya & Si Miskin Dari Jubir Istana Soal Penyebaran Virus Corona, DPR: EVALUASI 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Keterangan pers yang dilakukan Jubir Istana untuk penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto tentang yang miskin melindungi yang kaya dinilai sejumlah pihak sangat aneh.

Bahkan sebagian kalangan publik menilai pernyataan si jubir yang mengatakan 'si miskin melindungi yang kaya agar tidak menularkan penyakitnya' menyakitkan perasaan kalangan bawah.

Publik menilai tak ada hubungannya penyebaran Virus Corona dengan strata sosial. 

Legislator DPR RI Komisi IX Nabiel Haroen menyatakan,  Presiden Joko Widodo harus mengevaluasi kinerja juru bicara penanganan virus corona Achmad Yurianto.

Menurut Haroen, Achmad Yurianto kerap melakukan blunder lewat pernyataannya.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020).
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

"Evaluasi itu penting, jangan sampai karena juru bicaranya salah ucap, salah omong, atau blunder, jadi mengganggu gerak tim," ujar Haroen kepada wartawan, Minggu (29/3/2020).

Juru bicara dalam suatu tim, menurut Haroen, harus menyampaikan hal yang substantif dengan cara dan dalam situasi yang tepat.

"Ini penting digarisbawahi, bahwa saya sangat mengapresiasi kinerja tim medis yang bertugas siang malam, juga segenap instansi yang membantu untuk menangani Covid-19 ini," lanjutnya.

"Ini saatnya kita bergotong royong menghadapi wabah covid-19. Semuanya punya kewajiban dan tanggungjawab sesuai proporsi masing-masing. Penyakit tidak mengenal strata sosial dan bisa mengenai siapa saja," ujarnya.

Sebelumnya, juru bicara pemerintah untuk penangananan Covid-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers soal perkembangan kasus Covid-19.

Halaman
12
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved