Penanggulangan Covid 19
Cegah Covid-19, Beberapa Gereja di Pelalawan, Riau Alihkan Ibadah Minggu di Gereja ke Rumah
Sejumlah gereja yang ada di Kabupaten Pelalawan Riau khususnya Kota Pangkalan Kerinci meniadakan ibadah minggu di gedung gereja pada Hari Minggu (29/3
Penulis: johanes | Editor: Ilham Yafiz
Cegah Covid-19, Beberapa Gereja di Pelalawan, Riau Tiadakan Ibadah Minggu di Gereja Dialihkan di Rumah
TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Sejumlah gereja yang ada di Kabupaten Pelalawan Riau khususnya Kota Pangkalan Kerinci meniadakan ibadah minggu di gedung gereja pada Hari Minggu (29/3/2020).
Peniadaan kebaktian minggu di gedung gereja untuk sementara sebagai langkah pencegahan penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Pelalawan.
Kerumunan orang saat beribadah dikuatirkan berpotensi menyebarkan virus corona, sesuai anjuran pemerintah untuk menjaga jarak atau social distancing.
"Ibadah minggu ditiadakan selama dua pekan ini yakni tanggal 29 Maret dan 5 April mendatang," terang Sekretaris Majelis Jemaat Huria Kristen Indonesia (HKI) Resort Bethesda Pangkalan Kerinci, ST Reynold Sitorus SE, kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (29/3/2020).
Penutupan gereja sementara untuk ibadah atas petunjuk dari Majelis Pusat HKI yang dipimpin Ephorus diteruskan ke Majelis Daerah dan kemudian disampaikan ke masing-masing gereja resort.
Kebaktian minggu dialikah di rumah masing-masing jemaat melalui panduan dari majelis gereja yang membagikan tata tertib ibadah.
Hal serupa dilakukan Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Pangkalan Kerinci yang mengimbau jemaat agar kebaktian di kediamannya masing-masing.
Panduan ibadah berupa nyanyian dan khotbah dibagikan ke seluruh jemat melalui penatua. Agar umat kristiani tetap bisa beribadah meskipun tidak di gedung gereja mengingat pandemi virus corona.
"Ibadah evangelisasi yang biasanya digilir di rumah jemaat satu kali seminggu juga kita hentikan sementara. Kita mengikuti imbauan pengurus pusat serta PGI," ungkap pendeta Sahat Tampubolon S.Th.
Kebijakan yang sama juga diberlakukan gereja suku terbesar yakni Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Ibadah dua pekan kedepan tidak dibenarkan di gedung gereja umtum sementara.
Jemaat HKBP Maduma Pangkalan Kerinci mengurangi kontak dan pengumpulan massa. Bahkah rencana pesta pembangunan gereja pagaran HKBP dibatalkan melihat ancaman virus corona.
"Selain itu ada tiga acara pemberkatan pernikahan yang kita undurkan. Kita memberikan penjelasan kepada keluar yang bersangkutan dan puji Tuhan mereka menerima," beber pendeta Reinhard Aritonang S.Th.
Seluruh pendeta dan penatua mengimbau umat nasrani untuk mematuhi anjuran pemerintah, kepolisian, serta pengurus gereja tertinggi.
Untuk mengurangi aktivitas di luar rumah agar terhindar dari bahaya virus corona. Selain itu, meminta untuk bersama-sama mendoakan agar pandemi Covid-19 segera berlalu.
( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )
Foto: Jemaat gereja HKI Pangkalan Kerinci mengikuti ibadah pada Minggu (22/3/2020) pekan lalu. Beberapa gereja di Pelalawan meniadakan ibadah Minggu di gedung gereja sejak Minggu (29/3/2020) dan dialihkan ke rumah masing-masing jemaat. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/jemaat-gereja-hki-pangkalan-kerinci-mengikuti-ibadah-pada-minggu-2232020.jpg)