Penanggulangan Covid 19
ODP Paling Banyak di Riau, Pemkab Kampar Imbau Kades Kelola Dana Desa Untuk Antisipasi Corona
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar mengeluarkan Surat Edaran untuk jajaran pemerintahan desa dalam rangka menghadapi Covid 19.
Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor: Ilham Yafiz
TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar mengeluarkan Surat Edaran untuk jajaran pemerintahan desa dalam rangka menghadapi Covid 19.
Kabupaten Kampar saat ini memiliki jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) terbanyak dibandingkan Kabupaten/Kota lainnya di Riau.
Total per Sabtu (28/3/2020) kemarin jumlah ODP di kampar mencapai 1588 orang.
Pemkab Kampar mencoba untuk mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19 di sana, kendati hingga saat ini belum ada kasus positif di kampar.
Pemkab Kampar mengambil kebijakan pembinaan dan pengendalian Dana Desa tahun anggaran 2020 untuk pelaksanaan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dan pencegahan Covid-19.
Surat ini dikeluarkan dalam rangka menanggapi kondisi saat ini yang berfokus melawan penyebaran wabah Covid 19.
Dalam surat edaran yang resmi dikeluarkan Jumat (27/3) tersebut Pemkab Kampar meminta pemerintahan desa di Kabupaten Kampar untuk memprioritaskan penggunaan dana desa untuk percepatan penanganan dan pencegahan wabah Covid 19.
Khusus penganggaran Dana Desa pada bidang penanggulangan bancana, keadaan darurat dan mendesak Desa yang dianggarkan sebesar Rp 100 juta per tahun, mekanisme penganggaran, pelaksanaan dan belanja mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa Pasal 57.
Sementara bagi desa yang telah dan akan menerima penyaluran Dana Desa tahap dihimbau dapat membiayai Program Pencegahan Penyebaran Covid 19.
Selain itu pemerintah desa juga diinstruksikan untuk membentuk Relawan Desa Lawan Covid 19, ini nantinya bertugas melakukan edukasi serta sosialisasi Covid 19, melakukan pendataan penduduk rentan sakit, melakukan identifikasi fasilitas yang bisa dijadikan ruang isolasi, melakukan penyemprotan desinfektan serta mempersiapkan alat deteksi dini Covid 19 dan Alat Perlindungan Diri (APD).
Selain itu tim ini juga bertugas melakukan deteksi dini Penyebaran Covid 19 melalui pendataan tamu yang datang kedesa, pemantauan warga dan pengawasan masyarakat yang masuk ODP.
Tak hanya itu, tim ini juga berwenang melakukan tindakan pembubaran bagi masyarakat yang berkumpul ditengah wabah Covid 19.
Tim relawan yang dibentuk ini berisikan para perangkat pemerintahan daerah serta tokoh masyarakat dan karang taruna.
Sementara itu, saat ini jumlah ODP di Kampar kian bertambah.
Dari Sabtu (28/3) berjumlah 1.437, hari ini bertambah menjadi 1.580 orang warga.
Sedangkan untuk masyarakat yang dicurigai terkena wabah Covid 19, yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan hingga hari ini ada sebanyak 3 orang pasien.
( Tribunpekanbaru.com / Ikhwanul Rubby )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/peta-informasi-virus-corona-covid-19-di-riau-sabtu-2832020.jpg)