Ratusan TKI dari Malaysia Kembali Terdampar di Selatpanjang Riau, Bupati Geram

Ratusan tenaga kerja Indonesia (TKI) kembali terlantar di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang Sabtu

Istimewa
Ratusan tenaga kerja Indonesia (TKI) kembali terlantar di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang Sabtu (28/3/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Ratusan tenaga kerja Indonesia (TKI) kembali terlantar di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang Sabtu (28/3/2020).

Hap ini semakin membuat geram Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir.

Dia mendesak Gubernur Riau kembali membuka jalur pelayaran Melaka-Dumai dan Melaka-Bengkalis untuk kepulangan TKI tersebut, agar tidak setiap hari telantar di Meranti akibat tidak mendapatkan kapal pulang ke daerah masing-masing.

Seperti diketahui sebanyak 142 TKI kembali telantar di Selatpanjang pada sabtu kemarin setelah hari jumat sebelunhya ada 118 TKI juga yang terlantar.

Mereka tiba dari Tanjungbalai Karimun menumpang feri MV Batam Jet dan MV Dumai Line Sabtu sore.

Para TKI ini tidak dapat melanjutkan perjalanan karena kapal tujuan Dumai, Bengkalis dan Buton sudah tidak tersedia lagi.

Sudah dua hari ini para TKI yang telantar diurus Pemkab Meranti. Mereka terpaksa ditampung di Balai Latihan Kerja (BLK) untuk bermalam dan disediakan makan minum hingga pemeriksaan kesehatan karena para TKI ini masuk kategori orang dengan risiko (ODR) Covid-19 karena datang dari daerah terpapar, Malaysia.

Hal inilah yang membuat Pemkab Meranti kewalahan.

Selain tidak memiliki fasilitas khusus penampungan TKI, Pemkab Meranti juga tidak memiliki anggaran khusus mengurus TKI tersebut.

Sebagaimana diketahui, fasilitas penampungan dan pengurusan kepulangan TKI ini tersedia di Dumai sebagaimana ditetapkan pemerintah pusat.

Halaman
12
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved