Sejumlah Distributor Sembako di Riau Sebut Kebutuhan Pokok Masih Aman Hingga Ramadhan

13 ribu ton lebih beras, 301 ton lebih gula, 5.350 liter minyak goreng. Selain itu, dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan mendatangkan 7 ribu ton.

istimewa
Sejumlah Distributor Sembako di Riau Sebut Kebutuhan Pokok Masih Aman Hingga Ramadhan 
TRIBUNPEKANBARU.COM - Hingga saat ini, kebutuhan pokok di Riau, khususnya di Pekanbaru terpantau aman.
Meski saat ini sebagian besar wilayah Indonesia diterpa wabah Virus Corona atau Covid-19, namun tak mempengaruhi ketersediaan sembako di tingkat masyarakat.
Masih amannya kebutuhan pokok di tingkat masyarakat diungkapkan oleh salah satu warga Kota Pekanbaru, Sabrina (40).
Warga Jalan Khairudin Nasution, Kecamatan Marpoyan Damai ini mengaku tidak merasakan adanya kelangkaan sembako di grosir langganannya.
"Jika bisa, sembako juga aman sampai wabah Corona ini berakhir. Apalagi sebentar lagi mau Ramadhan, tentunya kebutuhan meningkat," Sabrina.
pekerja di gudang distributor Jalan Jendral Kota Pekanbaru menyusun tumpukan beras di gudang
pekerja di gudang distributor Jalan Jendral Kota Pekanbaru menyusun tumpukan beras di gudang (istimewa)
 
Pantauan Minggu (29/3/2020), aktivitas gudang-gudang milik sejumlah distributor beras di Jalan Jendral, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru masih terlihat normal.
Truk-truk masih banyak terlihat melakukan bongkar muat di gudang tersebut.  
"Kebutuhan pokok masyarakat saat ini masih aman hingga Ramadhan," ujar salah satu karyawan di salah satu gudang distributor, Rosmiati.
Rosmiati mengatakan, pihak distributor juga akan mendukung pemerintah menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok jelang dan selama Ramadhan.
Rosmiati mengungkapkan, hingga saat ini stok kebutuhan masyarakat belum terganggu dengan adanya isu wabah Corona. 
"Kami masih tetap menyalurkan kebutuhan pokok, seperti beras dan lainnya di tengah-tengah isu Virus Corona," ujarnya. 
Distributor di Pekanbaru mendatangkan kebutuhan pokok menggunakan truk
Distributor di Pekanbaru mendatangkan kebutuhan pokok menggunakan truk (istimewa)
 
Sebelumnya, Jumat (20/3/2020), Pemprov Riau dan Bulog Divisi Regional Riau Kepri juga menggelar Launching Operasi Pasar di kantor Gubernur Riau.
Operasi pasar ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga pangan. 
Kepala Bulog Divisi Regional Riau Kepri, Abdul Muis mengatakan, masyarakat tak perlu khawatir dengan ketersediaan pangan.
Ia mengatakan telah menyiapkan13 ribu ton lebih beras, 301 ton lebih gula, 5.350 liter minyak goreng.
Selain itu, dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan mendatangkan 7 ribu ton beras tambahan. 
"Tak perlu membeli sembako dalam jumlah besar. Stok sembako masih sangat mencukupi hingga Ramadhan," ujarnya. 
Sementara itu, Gubernur Riau, Syamsuar usai melaunching operasi pasar mengatakan, operasi pasar tersebut merupakan bukti jika ketersediaan sembako masih aman.
Sebab itu, ia meminta masyarakat agar tidak menimbun sembako di tengah wabah Virus Corona. 
"Saya juga meminta agar pihak kepolisian menindak tegas oknum-oknum yang kedapatan menimbun kebutuhan pokok masyarakat di tengah wabah Virus Corona dan masa jelang Ramadhan. Sebab, ulah para oknum tersebut bisa mengakibatkan kelangkaan sembako di tengah masyarakat," ujar Syamsuar. 
 
(*)
Editor: Guruh Budi Wibowo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved