Terjadi Aksi Penjarahan Saat Lockdown di Italia, Pelaku: Kami Butuh Makan

Secara perlahan, lockdown yang sudah berlangsung selama tiga pekan itu sudah menggerus ekonomi terbesar ketiga di Uni Eropa tersebut.

AFP/Miguel Medina
Situasi Italia yang lengang setelah pandemi Virus Corona. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Penerapan lockdown yang sudah berlangsung selama tiga pekan telah menggerus ekonomi di Italia.

Kebijakan tersebut membuat sebagian warganya kehilangan mata pencaharian sehingga tidak memiliki cukup uang untuk makan.

Hal ini menyebabkan sekelompok orang memasuki supermarket dan pergi tanpa membayar.

Atas laporan yang terjadi di Sisilia, Italia itu, para polisi dengan tongkat dan senjata api kini mulai bergerak memberikan perlindungan.-

India Kacau Setelah Lockdown Akibat Virus Corona, Dubes Sebut Ada 37 WNI Terjebak, 14 Positif

Diketahui, virus dengan nama Covid-19 ini telah lebih dari 10.000 orang di Italia, sepertiga dari total korban meninggal di seluruh dunia.

Dilansir AFP Minggu (29/3/2020), wabah Virus Corona adalah kondisi darurat yang dihadapi Italia sejak Perang Dunia II silam.

Secara perlahan, lockdown yang sudah berlangsung selama tiga pekan itu sudah menggerus ekonomi terbesar ketiga di Uni Eropa tersebut.

Rasa putus asa itu dilaporkan mulai dirasakan oleh penduduk di Region Sisilia, salah satu daerah berkembang di Negeri "Pizza".

Berdasarkan pemberitaan harian La Repubblica, sekelompok orang memasuki supermarket di Palermo dan pergi tanpa membayar.

Halaman
123
Editor: M Iqbal
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved