TPP PNS Pemkab Pelalawan Segera Cair, BPKAD Imbau OPD Ajukan Pemintaan Pembayaran

Proses pencairan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan Riau a

Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Kepala Badan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan, Devitson Sabaruddin. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Proses pencairan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan Riau akhirnya menunjukan titik terang sampai Senin (30/3/2020).

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengajukan permohonan pencairan tunjangan TPP Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Imbauan itu telah disebar melalui surat ke semua instansi terkait tambahan penghasilan para abdi negara. Titik terang pembayaran TPP setelah Pemkab Pelalawan menerima revisi Peraturan Bupati (Perbup) dari Pemerintah Provinsi Riau.

"Revisi perbup terbaru terkait TPP sudah keluar dan pembayaran sudah bisa dilaksanakan. OPD telah kita surati agar secepatnya memasukan permohonannya," ungkap Kepala BPKAD Pelalawan, Devitson Saharudin, kepada tribunpekanbaru.com, Senin (30/3/2020).

Devitson menyebutkan, OPD yang pertama kali menyerahkan permintaan pencairan akan lebih dulu dibayarkan. Pencairan dilakukan dengan rapel dalam dua bulan, namun jika berkas masuk awal April pembayaran menjadi tiga bulan. Sepanjang tahun 2020 ini seluruh PNS di Pemda Pelalawan belum menerima tunjangan TPP.

Devitson menerangkan, Perbup terbaru yang mengatur pembagian dan pencairan TPP diperbaharui merujuk kepada Surat Edaran (SE) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang terbaru.  

Dalam edarannya Kemendagri meminta Pemda menganggarkan TPP tidak lebih besar dari tahun sebelumnya. Kemudian menekankan tunjangan bagi pegawai Inspektorat lebih tinggi dari dinas lain, tapi tetap dibawah TPP pegawai yang berdinas di Sekretariat Daerah (Setda)

Akibat harmonisasi ini, kata Devitson, besaran TPP pegawa di masing-masing OPD akan berubah sedikit. Ada yang mengalami pengurangan dan ada juga yang akan bertambah dari sebelumnya. Tahun ini anggaran TPP masih sama seperti tahun lalu, sekitar Rp 157 Miliar selama satu tahun untuk semua pegawai.

"Sebelum memasukan pencairan, kami berharap diperiksa secara cermat agar tidak ada kesalahan angka dan proses pencairan lancar," tandasnya.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Penulis: johanes
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved