Wabah Virus Corona

Belasan Ribu Tenaga Medis justru Terinfeksi Virus Corona, Bagaimana dengan Nasib Pasiennya?

Kacau, belasan ribu tenaga medis justru terinfeksi virus corona. Bagaimana dengan pasien yang sedang masa perawatan?

FOTO / AFP
Anggota staf medis yang bekerja di bangsal isolasi Rumah Sakit Palang Merah, Kota Wuhan Provinsi Hubei tengah, China, 16 Februari lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM. MADRID- Bagaimana mungkin, justru belasan ribu tenaga medis justru menjadi korban dari keganasan virus corona.

Sebanyak 12 ribu lebih tenaga medis di Sanyol malah terinfeksi virus corona.

Jumlah tersebut merupakan 14 persen dari jumlah seluruh warga Spanyol yang terinfeksi.

Kondisi tersebut memunculkan desakan agar para tenaga medis diberikan peralatan yang standar agar mereka tetap terlindungi.

KKB OPM Tebar Teror di Tengah Wabah Corona, Satu WNA Meninggal, Dua Luka-luka & Lainnya Dievakuasi

Rusunawa Bakal Dijadikan Tempat Karantina Suspect Corona, Intsiawati Ayus Angkat Bicara: Tak Layak!

KETUA KKSB: Ini Ujian! Perantau Minang di Riau Diimbau Tidak Pulang Kampung Saat Wabah Virus Corona

Petugas polisi mengenakan masker, mengantisipasi Virus Corona saat mereka mengelilingi unjuk rasa spontan di distrik Kreuzberg Berlin pada 28 Maret 2020 lalu.
Petugas polisi mengenakan masker, mengantisipasi Virus Corona saat mereka mengelilingi unjuk rasa spontan di distrik Kreuzberg Berlin pada 28 Maret 2020 lalu. (David GANNON / AFP)

Tidak hanya itu, untuk perawatan juga masih didapatkan keterbatasan peralatan hingga sangat mengkhawatirkan bagi pasien virus corona yang sedang dirawat.

Jumlah pastinya tenaga media yang terpapar virus corona disampaikan langsung wakil kepala kesehatan darurat, Maria Jose Sierra.

Menurutnya pada konferensi pers Senin (30/3/2020), ada sebanyak 12.298 tenaga medis di Spanyol terjangkit virus corona.

Angka itu setara dengan 14 persen dari kasus infeksi di seluruh negeri itu, yakni 85.195 kasus.

Sementara itu, dilansir dari The Guardian, pemerintah Spanyol memperingatkan adanya keterbatasan kapasitas akan unit perawatan intensif (ICU) di negaranya.

Tekanan pada unit tersebut diperkirakan akan terus meningkat ketika jumlah kasus infeksi Covid-19 semakin memuncak.

Halaman
12
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved