BOLA LOKAL: Skuad Tiga Naga Bebas Corona, Manajer: Alhamdulillah, Kami Terus Menjaga dan Berdoa

Beberapa pemain liga profesional di Indonesia, kini sudah ada yang masuk dalam radar penyebaran virus Corona covid-19.

istimewa
Manajer KS Tig Naga Riau, Hidayat (kiri), bersama pengelola Stadion Tuban dan perwakilan Dispora Tuban, saat melihat Stadion Tuban di Jatim beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Beberapa pemain liga profesional di Indonesia, kini sudah ada yang masuk dalam radar penyebaran Virus Corona Covid-19.

Baik itu status ODP maupun PDP. Bahkan bomber andalan Persib Bandung musim ini, Wander Luiz menyatakan diri positif terinfeks Corona.

Bagaimana dengan pemain asal klub Riau yang berlaga di Liga 2/2020, KS Tiga Naga.

Manajemen memastikan, seluruh pemain dan official, hingga saat ini bebas terkena virus mematikan ini.

"Alhamdulillah, jangan sampai itu terjadi. Kami terus menjaga dan berdoa, agar tidak satu pun di tim Tiga Naga, mulai pemain, pelatih, jajaran manajemen dan direksi, terkena wabah ini. Na'uzubillah," sebut Manajer Tiga Naga Riau Hidayat, Selasa (31/3/2020) kepada Tribunpekanbaru.com.

Sejauh ini, seluruh jajaran manajemen, direksi, pemain dan official sudah melakukan tes kesehatan secara berkala. Termasuk juga pemberian vitamin C.

"Hasil dari pemeriksaan tim medis kita, semua jajaran dalam keadaan sehat. Begitu juga ke depannya, di masa libur kompetisi ini, pemain kita wajibkan menjaga kebugaran. Sehingga saat kompetisi bergulir, semuanya sehat dan siap bertanding," tegasnya.

Tim Tiga Naga Riau, akhirnya resmi meliburkan para pemainnya, sejak pekan lalu.

Libur para pemain ini diputuskan manajemen Tiga Naga, setelah menerima surat resmi dari PSSI, terkait penundaan gelaran kompetisi Liga 1 dan Liga 2, terkait makin mewabahnya virus Corona covid-19.

Meski sudah meliburkan pemain, namun manajemen Tiga Naga tidak kaku kepada pemain yang berada di mess Pekanbaru. Sebab, beberapa pemain daerahnya sudah ditetapkan lockdown.

Sehingga mereka tidak bisa pulang ke kampungnya.

"Di tim ini, kita kebanyakan anak dari Jatim (Jawa Timur). Kita ketahui, Jatim sudah lockdown, jika mereka pulang ke rumahnya, bisa-bisa kena isolasi 14 hari. Makanya, silakan mereka di sini," papar Hidayat.

Apakah pemain yang mau pulang disiapkan akomodasinya?

"Keputusan diambil setelah meeting, bersama para pemain dan pelatih. Siapa (pemain) yang mau pulang, kita belikan tiket. Siapa yang tetap bertahan, kita latihan bersama anak akademi (Tiga Naga)," tambahnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved