Virus Corona di Riau

GUBRI SYAMSUAR: Kita Minta Bantu ke Unand dan Siapkan Labkes Guna Uji Sampel Pasien Suspect Covid-19

Provinsi tetangga kita di Sumatera Barat tepatnya di Unand itukan mereka sudah bisa tes di labor sendiri. Makanya kita juga minta izin tes di sana

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
GUBRI SYAMSUAR: Kita Minta Bantu ke Unand dan Siapkan Labkes Guna Uji Sampel Pasien Suspect Covid-19 

"Menunggu hasil labor dari Jakarta kan lama, makanya sudah kita persiapkan. Tapi masih menunggu persetujuan Menteri Kesehatan," ujarnya.

Gubri juga menyebutkan, laboratorium tersebut juga telah didukung oleh tenaga doktor dan tenaga dokter yang profesional dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Riau (Unri).

Di samping itu, Gubri juga meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Riau agar laboratorium ini segera dikabulkan, dengan harapan dapat membantu Pemprov Riau dalam percepatan penanganan Virus Corona.

"Semoga segera terealisasi dengan kesadaran semua pihak kasus ini dapat segera teratasi," kata Syamsuar.

Sebelumnya, Ketua Tim Medis Covid-19 RSUD Arifin Ahmad Riau, dr Indra Yopi berharap kepada pemerintah pusat, agar mempercepat penyampaian hasil uji sampel swab pasien suspect virus corona di Riau.

Pihaknya harus menunggu beberapa pekan baru mendapatkan hasil uji lab tersebut.

Untuk menguji sampel swab pasien suspect virus corona di Riau, masih harus dikirim ke Balitbangkes, Kementrian Kesehatan di Jakarta karena di Riau hingga saat ini belum memiliki laboratorium yang bisa menguji sampel pasien suspect virus corona.

Akibatnya proses pengujian sampel ini pun membutuhkan waktu lama. Sebab sampel harus dikirim ke Jakarta dan harus menunggu antrian untuk diuji.

Banyak daerah yang juga mengirimkan sampel yang sama ke Balitbangkes di Jakarta.

"Semakin lama haji uji sampel itu keluar, maka semakin banyak APD kita yang terpakai. Sementara kita tidak tau ini apakah yang kita rawat ini positif atau negatif. Karena status PDP tetap saja dalam penangananya petugas medis haru menggunakan APD lengkap," kata dokter spesialis paru ini.

Halaman
1234
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved