Virus Corona di Pekanbaru

Omzet Turun Drastis Sejak Wabah Corona Muncul, Pedagang STC Pekanbaru: Kadang Tak Pecah Telor

Penghasilannya anjlok. Menurut Lestari, kondisi seperti ini juga dirasakan hampir semua pedagang.

Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Pekerja tengah mengerjakan bagian atas gedung Sukaramai Trade Center (STC), Jalan Sudirman Pekanbaru, Rabu (22/1/2020). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Wabah virus corona atau covid-19, telah memberikan dampak signifikan terhadap hampir segala aspek kehidupan di masyarakat. Salah satunya dalam hal perekonomian.

Misalnya yang dirasakan pedagang Sukaramai Trade Center (STC) Pekanbaru, atau ex Ramayana Pusat di Jalan Jenderal Sudirman.

Adalah Lestari, seorang pedagang pakaian jadi perempuan yang sudah berjualan sejak tahun 2008 silam, merasa jika pada tahun 2020 ini, khususnya saat wabah corona, omzetnya turun drastis.

Saat masih normal dan berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) pasca kebakaran dulu, hari biasa dia bisa meraup rupiah rata-rata Rp1 juta sampai Rp2 juta. Sementara saat weekend, bisa lebih meningkat dari itu.

Pencapaian ini juga masih dirasakan saat berjualan di tenda-tenda yang didirikan sekedarnya di pinggir gedung STC.

Pasca TPS tempat mereka berjualan dirobohkan.

Namun sekarang, penghasilannya anjlok. Menurut Lestari, kondisi seperti ini juga dirasakan hampir semua pedagang.

"Saat sekarang yang paling sulit, jual beli kita kadang sehari itu cuma sepotong (pakaian). Kadang sehari tak pecah telor," katanya, Selasa (31/3/2020).

Diungkapkannya, hal ini lantaran orang takut untuk keluar rumah, apalagi masuk ke pusat perbelanjaan.

Dia pun mengaku belum berani untuk menyetok barang untuk persiapan Bulan Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri. Karena dia takut, barang dagangannya tidak akan laku.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved