Virus Corona di Riau

STORY - Kisah Masuri Olah Daun Sirih Jadi Hand Sanitizer, Sudah 400 L Dibagikan Gratis ke Masyarakat

Ide bermula dari pengetahuannya manfaat daun sirih sebagai antiseptik alami yang sudah dikenal sejak lama. Masuri dan rekan membuat hand sanitizer.

Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Masuri dan Suprianto memperlihatkan Proses Pembuatan Hand sanitaizer alami berbahan sirih. 

Tribunpekanbaru.com kemudian dikenalkan dengan Suprianto, dari perkenalan ini Suprianto menjelaskan awal mereka membuat hand sanitizer ini.

Mereka membuat hand sanitizer awalnya tidak begitu banyak, hanya satu dandang besar untuk kebutuhan masyarakat dan dibagikan di beberapa masjid. 

Belakangan ternyata banyak yang berminat dengan handsanitizer alami ini, bahkan datang langsung ketempat mereka untuk meminta ketersediannya.

"Kami buat tidak banyak, kami bagikan ke warga warga kami di Bantan dan Bengkalis. Kemudian juga kami berikan ke masjid masjid di sana," ungkap Suprianto.

Niat baik mereka tenyata di sambut baik masyarakat, selain kebutuhan hand sanitizer yang meningkat.

Kelangkaan juga menjadikan pilihan masyarakat untuk menggunakan sanitizer alami ini.

"Warga berdatangan ke sini, mereka juga membawakan bahan bahannya seperti sirih dan serai wangi. Untuk diolahkan. Dari bahan bahan merekalah kami buatkan lagi, sampai hari ini masih ada," tambahnya. 

Menurut dia, daun sirih dan serai wangi memang banyak ditanami warga Bengkalis.

Sehingga tidak kesulitan mendapatkannya, untuk pengolah ini mereka hanya membeli jeruk nipis bahan baku tambahan.

Menurut dia, untuk takaran pembuatannya satu liter hand sanitizer butuh 200 gram daun sirih dan satu gram serai wangi ditambah perasan juruk nipis secukupnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved