Covid 19

Buntut Pendemi Virus Corona, Inggris Bakal Buat Perhitungan Dengan China Usai Covid-19 Berakhir

Pemerintah Inggris menuding China tidak transparan terkait korban virus corona di negaranya dan menduga kasus sebenarnya bisa 40 kali lebih besar

ANDREW PARSONS / 10 DOWNING STREET / AFP
Buntut Pendemi Virus Corona, Inggris Bakal Buat Perhitungan Dengan China Usai Covid-19 Berakhir 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Virus Corona diketahui berasal dari Kota Wuhan, China. Virus tersebut akhirnya menyebar luas ke seuruh dunia.

Saat ini, Virus Corona telah menginfeksi hampir 900 ribu warga dunia dan merenggut puluhan ribu nyawa.

China memang dikabarkan akhirnya mampu mengatasi wabah virus corona yang sedang menjadi momok mengerikan di dunia tersebut.

Bahkan pemerintah China sampai memberikan bantuan kepada negara-negara yang kini sedang kewalahan menghadapi pandemic ini.

Namun usaha China sepertinya dianggap berbeda oleh Perdana Menteri Inggris yang satu ini.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dikabarkan sangat marah dengan pemerintah China terkait penanganan virus corona atau covid-19.

Ratu Elizabeth II resah pewaris tetapnya terinfeksi Covid-19
Ratu Elizabeth II resah pewaris tetapnya terinfeksi Covid-19 (istimewa via Tribun Timur)

Pemerintah Inggris menuding China tidak transparan terkait korban virus corona di negaranya dan menduga kasus sebenarnya bisa 40 kali lebih besar daripada yang dilaporkan Beijing.

Mengutip Businessinsider, Minggu (29/3), pejabat pemerintah Inggris percaya China menyebarkan disinformasi tentang tingkat keparahan wabah covid-19 di negaranya, demikian laporan Mail on Sunday.

Surat kabar itu menuliskan bahwa para ilmuwan Inggris telah memperingatkan Johnson bahwa China bisa saja memperkecil jumlah kasus covid-19 dari kenyataan yang sebenarnya.

Mereka menduga jumlah kasus covid-19 di China bisa 15 sampai 40 kali lipat lebih besar dari yang dilaporkan. Seperti diketahui, pemerintah China melaporkan hanya 81.439 kasus covid-19 di Tiongkok.

Halaman
12
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved