Seleb

KALUNG yang Dipakai Ayu Ting Ting dan Raffi Ahmad Bisa Tangkal Corona, Benarkah? Ini Kata Dokter

Benda mirip ID Card berwarna biru sempat terlihat dipakai Ayu Ting Ting dan Raffi Ahmad. Konon fungsinya sebagai penangkal Virus Corona

Tribun Medan
Ayu Ting Ting 

"Rame lagi deh ini kalung biru...

Dipake di ini itu onoh tidak serta membuat suatu benda menjadi keramat dan didewa2kan

Mau beli silahkan aja gak ada larangan."

TRIBUNPEKANBARU.COM - Saat virus corona merebak, aksesoris yang digunakan sejumlah selebriti jadi sorotan menarik.

Terbaru kalung yang diyakini mampu menangkal virus corona bernama Virus Shut Out ramai dibincangkan.

Sejumlah artis seperti Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting terlihat memakainya. Benda mirip ID Card berwarna biru sempat terlihat dipakai Ayu Ting Ting dan Raffi Ahmad.

Konon fungsinya sebagai penangkal Virus Corona atau Covid-19 mendekat.

Lantas benarkah kalung Virus Shut Out yang dipakai Ayu Ting Ting tersebut efektif menangkal Virus Corona atau Covid-19?

Melihat tren penggunaan kalung Virus Shut Out untuk penangkal Virus Corona, seorang dokter angkat bicara. Benda yang diklaim bisa membunuh kuman dan bakteri ini banyak dipakai orang.

Mulai dari kalangan biasa, hingga artis ternama seperti Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Ruben Onsu dan Ayu Ting Ting.

Benda berwarna biru itu biasanya dikalungkan seperti mengenakan id card.

Ayu Ting Ting mengenakan benda bertali biru 

Rupanya, menurut dokter spesialis kulit dan kelamin, dr Listya Paramita, benda tersebut tidak terbukti sebagai anti virus.

Dokter yang akrab disapa dr Mita ini pun menjelaskan kalau kandungan pada virus shut out itu adalah chlorine dioxide, yang merupakan salah satu bahan disinfektan.

Hal itu dijelaskan oleh dr Mita di Insta Story miliknya, @drmita.spkk, Senin (30/3/2020).

Ia pun meminta masyarakat untuk tidak percaya begitu saja pada embel-embel anti virus.

Sebab pada kenyataannya, benda tersebut tidak bisa dijadikan alat pelindung satu-satunya untuk terhindar dari virus.

Apalagi, penggunannya yang hanya dikalungkan di leher pun terbukti tidak bisa membunuh virus atau bakteri.

Meski begitu, dr Mita tak melarang orang untuk membeli benda tersebut.

Namun ia mengatakan kalau pembeli tak perlu berharap benda tersebut bisa menangkal dan mengusir virus atau bakteri.

“Rame lagi deh ini kalung biru...

Dipake di ini itu onoh tidak serta membuat suatu benda menjadi keramat dan didewa2kan

Mau beli silahkan aja gak ada larangan.

Tapi, GAK USAH NGAREP BAKAL BISA MENANGKAL DAN MENGUSIR VIRUS BAKTERI JAMUR KUMAN SETAN BEGAL DLL,” tulisnya.

Yang ia khawatirkan, dengan banyaknya yang membeli dan menggunakan benda tersebut, akan tercipta rasa aman palsu.

“Ngerasa aman tentram karena yang penting pakai kalung biru, lalu mengabaikan langkah proteksi diri.

Tidak cuci tangan, tidak menghindari keramaian, tidak menghindari kerumunan orang, tidak melakukan social distancing dengan benar, karena terlena akibat terlalu pede krn ngerasa udah pakai kalung biru , ya tetep aja kamu kamu bakal resiko tinggi tertular,” jelasnya.

Ayu Ting Ting mengenakan benda bertali biru penangkal Virus Corona. instagram Ayu Ting Ting
Bahkan ia merepost unggahan rekannya yang menyebutkan kalau benda tersebut sudah dilarang di Jepang.

Menurutnya, Pemerintah Jepang sudah mengeluarkan sudat edaran tentang pelarangan kalung anti virus ini.

Berdasarkan postingan tersebut, dijelaskan bahwa benda tersebut masih boleh beredar di Jepang, tapi tidak boleh diklaim sebagai anti flu apalagi corona.

“Jadi klo diblg masih bnyak yang jual yes benar, tp statement bs buat flu + corona itu statement ngarang and halu,” kata rekan dr Mita di postingannya.

Sebelumnya, ia juga sudah menjelaskan mengenai kandungan yang ada pada benda tersebut.

"Jadi itu gantungan leher kandungannya Chlorine Dioxide, salah satu bahan disinfektan. Tapi dipakenya digantungin doang.

Logikanya, kaya kalian gantungin Dettol di leher, bisa buat anti virus gak? Ya kagaa wong ga dilap ke bagian-bagian yg mau dibersihin," tulisnya.

Bahkan soal klaim bisa menjangkau virus dalam radius 1-2 meter pun ikut dijelaskan oleh dr Mita.

"Ya bener bisa menjangkau 1-2 meter kalo isinya dipeperin ke permukaan sepanang 1-2 meter juga, Kalo cuma digantungin doang ya gabisaaaaa laahhh malihhh," tulisnya lagi.

Menurutnya jika memang seampuh itu, maka petugas medis di rumah sakit tak perlu menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD).

"Digantungin kalu biru itu aja beres. Tapi gak begitu kan nyatanyaaaa???," kata dia lagi.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk berdiam diri saja di rumah sebagai penangkal paling mujarab.

"Yang belum bisa #dirumahaja tetap terapkan perilaku hidup sehat.

Cuci tangn dengan sabun dan air mengalir paling efektif "menghancurkan virus".

Hand sanitizer boleh digunakan untuk kondisi darurat/lagi di perjalanan/gak ada air untuk cuci tangan.

Ntar kalo udah pulang, sampai rumah nomer satu adalah cuci tangan dulu, bersih-bersih semua, mandi, ganti baju," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Ramai Kalung untuk Tangkal Virus, dr Mita Sebut Hoax: Kalau Benar Tim Medis Gak Usah Pakai APD

Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved