Berita Riau

Polair Dumai Berhasil Amankan 16 Orang Diduga TKI Ilegal Asal Malaysia, Masuk PDP atau ODP Covid-19?

Kita berkoordinasi dengan pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Dumai untuk melakukan pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan

Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Polair Dumai Berhasil Amankan 16 Orang Diduga TKI Ilegal Asal Malaysia, Masuk PDP atau ODP Covid-19? 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Satuan Polisi Perairan (Polair) Polres Dumai berhasil mengamankan, belasan diduga merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tanpa dokumen resmi dari Malaysia, yang melintas diperairan Dumai, Rabu (1/4/2020) sekitar, pukul 23.45 WIB.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira melalui Kasat Polair Polres Dumai, AKP Komang Aswatama, mengaku, ada sebanyak 19 diduga TKI ilegal yang berhasil diamankan oleh pihaknya saat melakukan patroli rutin.

Ia menambahkan, belasan diduga TKI ilegal itu pulang dari Malaysia melalui jalur gelap dengan menggunakan speedboat, dan saat melintas diperairan Dumai, ditemukan petugas Satpolair Polres Dumai saat melakukan Patroli.

"Ada 19 orang yang kita diamankan di speedboat. Sebanyak 16 orang diduga TKI ilegal dan 3 orang tekong (ABK) yang berhasil kita amankan saat melintas diperairan Kota Dumai," katanya, Kamis (2/4/2020).

AKP Komang menjelaskan, bahwa belasan diduga TKI ilegal itu merupakan warga Sumatra Utara (Sumut) yang bekerja di Malaysia.

Sebagian dari mereka ada yang mempunyai pasport dan ada juga yang tidak memiliki pasport.

"Untuk para TKI, mereka akan kita serahkan kepada pihak Imigrasi Dumai, sementara ABK akan kita proses hukum lebih lanjut," sebutnya.

Lebihlanjutditerangkannya, sebelum diserahkan ke pihak Imigrasi para TKI ini sudah dilakukan pengecekan kesehatan terlebih dahulu oleh KKP Dumai.

Mengingat, mereka masuk dalam Orang Dalam Pantauan (ODP) COVID-19.

"Kita berkoordinasi dengan pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Dumai untuk melakukan pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan untuk para TKI sebelum kita serahkan ke Imigrasi Dumai, dan alhamdullialh suhu tubuh mereka tidak ada yang diatas 38, " imbuhnya.

Sementara, salah seorang TKI, Bahraini mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui adanya pemulang WNI dari Malaysia melalui Pelabuhan Tanjung Balai Karimun dan masuk di Kota Dumai.

"Tidak tahu bang, kita juga pulang melalui jalur ini harus mengeluarkan biaya mencapai RM 1200 atau setara Rp 4 juta untuk pulang di melalui jalur Kota Dumai hingga di kampung halaman," sebutnya.

Ia mengakui, bahwa dirinya pulang lantaran tidak ada pekerjaan lagi di negera tetangga yang mengharuskan mereka untuk pulang melalui jalur gelap tersebut.

"Kami gak tau informasi, kalau tahu mungkin kami ikut jalur resmi bang," pungkasnya.

Terlihat sebelum diserahkan kepada imigrasi, para TKI ini dilakukan sosialisasi bahaya penyebaran Covid 19 oleh Kasatpol air Dumai.

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved