OTT Kades di Kampar

Polres Kampar Ungkap Kronologi OTT Tiga Kades

Polres Kampar akhirnya beri penjelasan terkait kabar adanya OTT sejumlah Kepala Desa di Kampar.

Istimewa
Kapolres Kampar, AKBP Mohammad Kholid, Jumat (3/4) menjelaskan dalam OTT tersebut diamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 100 juta, 3 buah stempel, selembar kwitansi tanda terima uang dan 5 unit HP. 

TRIBUNPEKANBARU,COM, BANGKINANG - Polres Kampar akhirnya beri penjelasan terkait kabar adanya OTT sejumlah Kepala Desa di Kampar.

Lewat rilis resmi yang disampaikan Polres Kampar membenarkan adanya 3 oknum kepala desa tertangkap tangan melakukan pemerasan.

Disampaikan Tim Tipikor Polres Kampar melakukan Operasi Tangkap Tangan terhadap tiga oknum Kepala Desa dalam kasus tindak pidana korupsi dalam jabatan dengan melakukan pemerasan.

Ketiga oknum Kepala Desa yang terkena OTT ini adalah berinisial PI Kades Sari Galuh, LS Kades Batang Batindih dan MU Kades Non Aktif Desa Tambusai.

Kapolres Kampar, AKBP Mohammad Kholid, Jumat (3/4) menjelaskan dalam OTT tersebut diamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 100 juta, 3 buah stempel, selembar kwitansi tanda terima uang dan 5 unit HP.

Terkait kronologi awal mula perkara, AKBP Mohammad Kholid menjelaskan peristiwa pemerasan yang dilakukan oknum Kades ini berawal, Selasa (31/3) lalu, tersangka PI bersama LS dan MU mendatangi lokasi proyek pembangunan kandang ayam milik PT Wilkon berlokasi di Wilayah Desa Sari Galuh Kecamatan Tapung.

Dilokasi para tersangka secara paksa langsung menutup akses pintu keluar masuk dengan cara melintangkan 2 mobil yang dikendarai para tersangka bawa di depan pintu masuk proyek.

Upaya tersebut dilakukan para tersangka supaya kegiatan proyek berhenti dan pimpinan proyek menemui mereka guna membicarakan permohonan para tersangka yang meminta agar ditunjuk sebagai pemasok material untuk pembangunan proyek.

Para Kepala Desa ini juga meminta uang sebesar Rp 100 juta kepada pihak perusahaan sebagai uang koordinasi dengan tiga desa.

Para tersangka diketahui mengancam pihak perusahaan apabila tidak diberikan maka kegiatan pembangunan pabrik akan dihentikan.

Halaman
12
Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved