Pelalawan

Banjir Landa Desa Lubuk Kembang Bunga Pelalawan, Camat Ukui: Desa Air Hitam Juga Tergenang Air

Banjir yang melanda Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Riau terjadi sejak Sabtu

Ist
kondisi banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan pasa Selasa (110/12/2019) lalu. Sebanyak 40 rumah terdampak dan ketinggian air mencapai 2 meter. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, UKUI - Banjir yang melanda Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Riau terjadi sejak Sabtu (4/4/2020) sore lalu dan masih berlangsung hingga Minggu (5/4/2020).

Menurut Camat Ukui, Amri Juharza, Desa Lubuk Kembang Bunga memang langganan banjir setiap musim hujan. Air meluap lantaran curah hujan mulai dari hulu hingga hilir masih tinggi.

Alhasil merendam seluruh bangunan di sekitar Sungai Nilo.

"Laporan terbaru sudah surut sekitar 16 centimeter. Namun data yang terdampak belum dikirim pihak desa," terang Camat Amri kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (5/4/2020).

Biasanya rumah yang ada di sekitar RT 1 dan RT 2 akan terdampak banjir yang jumlahnya dua puluhan lebih. Hal itu sudah biasa terjadi dikala banjir melanda Desa, lantaran air yang dikirim dari hulu sangat banyak dan sulit terserap tanah atau disalurkan lagi ke sungai.

Camat Amri menyebutkan, genangan air tidak hanya terjadi di Desa Lubuk Kembang Bunga saja. Desa Air Hitam yang berdekatan juga terendam banjir akibat meluapnya Sungai Air Hitam yang terhubung ke Sungai Nilo.

Beberapa rumah yang berada di pinggir sungai ikut terdampak.

Pihak desa sedang melakukan pendataan untuk memastikan jumlah warga yang terimbas banjir.

"Jikapun ada warga yang mengungsi, mereka akan ke rumah keluarganya atau warga lain. Tapi kita tetap menyiapkan tempat pengungsian dan mengirimkan tim medis," tandasnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved