Virus Corona di Riau

DPRD Pelalawan Antisipasi Covid-19, Tiadakan Kunker ke Luar Riau dan Batasi Peserta Rapat

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan Riau mengurangi agenda dan kegiatan selama satu bulan kedepan untuk menghindari wabah virus corona.

DOKUMENTASI TRIBUN PEKANBARU / JOHANES WOWOR TANJUNG
Rapat paripurna DPRD Pelalawan dengan agenda pengesahan Perda Trantibum beberapa waktu lalu sebelum Covid-19 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan Riau mengurangi agenda dan kegiatan selama satu bulan kedepan untuk menghindari wabah virus corona.

Berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) pada Rabu (1/4/2020) pekan lali, DPRD Pelalawan menyusun kegiatan selama satu bulan kedepan mulai dari komisil, komisi ll, dan komisi lll.

Pemilihan agenda wakil rakyat dengan mempertimbangkan kondisi penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) saat ini.

"Wabah Covid-19 ini pertimbangan besar dalam melaksanakan kegiatan dewan. Ada beberapa yang dibatasi dan ditunda," beber Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Adi Sukemi ST MM, Minggu (5/4/2020).

Adi Sukemi menerangkan, sementara ini wakil rakyat meniadakan kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) maupun Studi Banding (Stuban), serta konsultasi ke luar provinsi. Khususnya daerah-daerah yang telah terjangkit virus corona dan masuk dalam zona merah seperti Jakarta, Jogja, dan daerah-daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.

Untuk kegiatan paripurna yang melibatkan pemerintah daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap digelar dengan jumlah undangan yang tidak sebanyak dari biasanya.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat maupun pihak swasta tetap digelar.

"Biar bagaimanapun kita tetap menjalankan tugas dan menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat atas laporan yan masuk," tutur putra kandung Bupati Pelalawan HM Harris ini.

Wakil Ketua ll DPRD Pelalawan, Anton Sugianto SUD menimpali, Rapat Kerja (Raker) bersama dinas maupun instansi terkait oleh masing-masing komisi maupun secara gabungan juga masih diagendakan.

Hanya saja perwakilan yang diundang dibatasi serta jarak tempat duduk harus sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19.

"Adanya wabah corona, bukan berarti kita tidak bekerja. Tapi anjuran physical distancing dari protokol Kemenkes tetap kita patuhi," kata Anton Sugianto.

Selain itu, lanjut politisi PAN Pelalawan ini, kegiatan juga difokuskan ke masing-masing kecamatan yang saat ini sedang menggalakan pencegahan virus corona. Pembatasan juga diberlakukan bagi tamu dari daerah lain yang ingin berkunjung ke DPRD Pelalawan.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Penulis: johanes
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved