Virus Corona di Riau

Sekolah Libur Hingga 15 April, Gubernur Riau Minta Anak-Anak Diawasi, Jangan Pula Main di Warnet

Meski saat ini aktifitas belajar mengajar di sekolah diliburkan, bukan berarti guru dan siswa tidak saling berinteraksi.

Istimewa
Gubernur dan Wagub Riau Syamsuar dan Edi Natar Nasution 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Peran tenaga pendidik sangat dibutuhkan dalam memberikan edukasi kepada peserta didiknya dalam menghadapi wabah virus corona atau Covid-19.

Meski saat ini aktifitas belajar mengajar di sekolah diliburkan, bukan berarti guru dan siswa tidak saling berinteraksi.

Ditengah wabah virus corona ini, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, Minggu (5/4/2020) mengimbau kepada tenaga pendidik untuk tetap melakukan pembelajaran dari rumah dengan sistem online.

Sehingga siswa tetap bisa mendapatkan pelajaran dari gurunya.

Tidak hanya materi pelajaran sekolah, namun Gubri juga berharap para tenaga pendidik di Riau bisa memfokuskan pembelajaran terkait wabah virus Corona atau Covid-19 yang saat ini sudah meluas ke sejumlah negara termasuk di Indonesia dan Riau.

"Pembelajaran dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup, antara lain mengenai pandemi Covid-19 di Provinsi Riau," kata Gubri Syamsuar.

Gubri mengungkapkan, peran dari tenaga pendidik sangat dibutuhkan untuk memberikan edukasi kepada orangtua dan siswa dalam menghadapi Covid-19.

"Kami harap agar tenaga pendidik dapat melakukan variasi cara pembelajaran dari rumah, dan tidak memberikan tugas yang berat, serta tidak memberikan tugas secara kelompok guna memutus rantai penyebaran Covid-19," ujarnya.

Selain itu, Gubri juga meminta kepada guru dan orang tua untuk mengawasi anak-anaknya.

Agar tidak keluar rumah dan berkumpul rama-ramai dengan teman-temanya.

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved