Pasien Positif Corona di Riau

Kondisi Terkini Tujuh Pasien Positif Covid-19 yang Dirawat di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru

Hingga saat ini jumlah pasien positif korona atau Covid-19 di Riau sudah mencapai sebanyak 11 orang.

Istimewa
Tenaga medis yang bertugas merawat pasien yang terjangkit Covid-19 atau Virus Corona. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hingga saat ini jumlah pasien positif korona atau Covid-19 di Riau sudah mencapai sebanyak 11 orang.

Satu orang sudah sembuh dan sepuluh orang masih di rawat di ruang isolasi di sejumlah rumah sakit yang ada di Riau.

Diantaranya di RSUD Dumai satu orang, Rokan Hulu satu orang dan di Bangkinang satu orang. Sisanya, tujuh orang lagi dirawat di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.

Sejauh ini kondisi kesehatan seluruh pasien positif korona di Riau dalam kondisi yang baik. Tidak ada yang membutuhkan penanganan yang luar biasa dari pihak rumah sakit.

"Alhamdulillah semua baik-baik saja. Sampai saat ini belum ada yang membutuhkan penanganan khusus. InsyaAllah jangan sampai. Mudah-mudahan bisa sembuh semuanya," kata ketua tim medis penanganan Covid-19 RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru, dr Indra Yopi, Senin (6/4/2020).

Seperti diketahui, hingga Minggu (5/4/2020) kemarin, di Provinsi Riau kembali ditemukan penambahan satu pasien positif corona. Dengan adanya pemanbahan satu pasien positif corona ini, maka jumlah pasien positif korona di Riau sudah mencapai 11 orang.

"Per hari Minggu 5 April 2020 hari ini di Provinsi Riau terdapat penambahan 1 kasus positif covid-19 sehingga total di Provinsi Riau terdapat 11 kasus positif. 10 dirawat dan 1 sudah dipulangkan," kata dr Indra Yopi.

Berdasarkan keterangan dr Indra Yopi, pasien 11 positif covid-19 di Riau adalah pasien HN (38) yang merupakan warga Kabupaten Kampar dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kabupaten Kampar. Pasien HN (38) memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit, yakni dari Jakarta pada tanggal 14 Maret 2020.

"Dengan penambahan kasus positif ini, Dinas Kesehatan Provinsi Riau langsung melakukan tracing kontak dari pasien HN (38). Dalam melakukan tracing ini kami
bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dan Polda Riau," kata dr Indra Yopi.

Dengan adanya penambahan kasus ini, pihaknya kembali mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan jangan panik. Lakukan pembatasan fisik (physical distancing).

Meskipun tidak sakit, kata dr Indra Yopi, belum tentu orang yang kita temui itu negatif covid-19 dan tidak menyebarkan virusnya. Maka pilihan yang terbaik adalah tetap di rumah dan hindari keramaian.

"Bila harus keluar, gunakan masker, lebih baik menggunakan masker kain daripada tidak sama sekali," katanya.

Selain itu, dr Indra Yopi juga mengajukan agar masyarakat rutin mencuci tangan, lebih efektif mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dibandingkan hand sanitizer. Kemudian jaga pola hidup sehat, makan buah dan sayuran.

"Berolahraga rutin, konsumsi vitamin yang cukup dan tidak menyebarkan informasi pribadi dari pasien seperti nama, alamat, dan keluarganya. Karena hal tersebut dapat memberikan tekanan psikologis terhadap
pasien karena mereka tidak terbiasa dengan sorotan masyarakat luas, tentunya kita tidak menginginkan hal tersebut terjadi karena dapat menurunkan daya imunnya," kata Indra Yopi.

( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono )

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved