Seleb

Pandemi Covid-19, Sidang Kasus Ikan Asin Pablo Benua, Rey Utami & Galih Ginanjar via Teleconference

Pablo Benua, Rey Utami dan Galih Ginanjar kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan pencemaran nama baik berkait video ikan asin.

Tribunnews/Herudin
Pablo Benua dan Rey Utami menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019). Pablo Benua bersama Rey Utami dan Galih Ginanjar didakwa melakukan pencemaran nama baik Fairuz A Rafiq di media sosial dan dijerat dengan Pasal 27 Ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), serta pasal 310 dan pasal 311 KUHP dengan ancaman hukumannya lebih dari 6 tahun penjara. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Terdakwa Pablo Benua, Rey Utami dan Galih Ginanjar kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan pencemaran nama baik berkait video ikan asin.

Sidang bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Ampera Raya.

Menurut kuasa hukum Galih, Sugiyarto Atmowidjoyo, sidang kali ini beragendakan duplik.

"Sidang dengan agenda duplik (jawaban atas replik jaksa), bang," katanya saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat Whatsapp, Minggu (5/4/2020).

Namun, mengingat imbauan social distancing pandemi Covid-19, Sugiyarto mengatakan ketiga terdakwa tidak hadir dalam persidangan.

"By teleconference. Hakim, jaksa, dan pengacara di ruang sidang PN, sedangkan para terdalwa tetap berada di Rutan (Rumah Tahanan)," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam sidang yang bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, jaksa memberikan tuntutan yang berbeda-beda kepada ketiga terdakwa.

Untuk Pablo, jaksa menuntut selama 2,5 tahun penjara dengan dikurangi masa penahanan.

Sedangkan untuk Rey, jaksa menuntutnya 2 tahun penjara dengan dikurangi masa penahanan.

"Terdakwa tiga Galih Ginanjar selama tiga tahun enam bulan," kata jaksa Donny saat bacakan tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Ampera Raya, Senin (23/3/2020).

Halaman
12
Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved