Wabah Virus Corona

Banyak Tenaga Medis Meninggal Akibat Virus Corona, Karni Ilyas Kritik Pemerintah: Kita Nggak Siap

Pemimpin Redaksi tvOne, Karni Ilyas menyoroti banyaknya tenaga medis yang meninggal dunia akibat virus corona.

Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Karni Ilyas 

TRIBUNPEKANBARU.COM - TIDAK sedikit tenaga medis ikut berguguran akibat menangani kasus virus corona.

Pemimpin Redaksi tvOne, Karni Ilyas menyoroti banyaknya tenaga medis yang meninggal dunia akibat virus corona.

Dilansir TribunWow.com, Karni Ilyas menduga tak tersedianya alat medis yang memadai sebagai satu di antara penyebab banyaknya tenaga medis yang berguguran saat menangani pasien virus corona.

Menurutnya, hal itu menunjukkan ketidaksiapan pemerintah menghadapi wabah virus corona hingga belum bisa menyediakan peralatan medis bagi pra dokter dan perawat.

Pernyataan tersebut secara terang-terangan disampaikan Karni Ilyas melalui tayangan YouTube tvOneNews, Senin (6/4/2020).

Pada kesempatan itu, mulanya Karni Ilyas menyinggung soal kebijakan lockdown yang hingga kini belum diterapkan di Indonesia.

Jika pada akhirnya lockdown benar-benar dilakukan, ia menyebut pemerintah harus bersiap memenuhi kebutuhan warga kalangan bawah yang kesulitan ekonomi.

"Kalau sekarang diadakan taruhlah bukan lockdown, makanya lockdown itu sulit diterapkan di kita," ujar Karni Ilyas.

"Kecuali betul-betul pemerintah bisa menjamin kebutuhan harian dari warga yang terkena pembatasan, artinya dia di rumah tapi kebutuhan pokoknya dibiayai negara selama di rumah."

Lantas, Karni Ilyas justru menyoroti soal ketidaksiapan pemerintah menyediakan alat medis untuk dokter dan perawat menangani pasien Virus Corona.

Halaman
1234
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved