Dumai

Sopir Ditemukan Tak Bernyawa dalam Truk Tronton di Dumai, Sebelumnya Sempat Minta Air Hangat

Pria yang diketahui berprofesi sebagai sopir itu ditemukan rekan kerja dalam keadaan tidak bernyawa di dalam truk tronton yang biasa ia dikendarai.

Polsek Bukit Kapur
Proses evakuasi sopir truk yang meninggal di dalam kendaraannya. Sopir itu, Makmur Siregar, ditemukan tak bernyawa di dalam truk tronton merk Hino, Selasa (7/4/2020) sekitar pukul 07.00 WIB, di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, Dumai. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Seorang pria ditemukan tak bernyawa didalam truk tronton merk Hino dengan Nomor Polisi (Nopol) BM 9842 PU, Selasa (7/4/2020) sekitar pukul 07.00 WIB, di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur.

Pria yang diketahui berprofesi sebagai sopir itu ditemukan rekan kerja dalam keadaan tidak bernyawa di dalam truk tronton yang biasa ia dikendarai.

Korban diketahui bernama Makmur Siregar (57) warga Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur.

Diduga korban meninggal dunia akibat sakit yang dialaminya.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK melalui Kapolsek Bukit Kapur, IPTU Akira Ceria SIK membenarkan adanya penemuan sopir yang ditemukan meninggal dunia dalam truck tangki yang dikendarainya.

IPTU Akira Ceria menerangkan, menurut keterangan sejumlah saksi, bahwa pada Selasa (7/4/2020), dini hari sekitar pukul 04.00 WIB korban turun dari mobil truck tronton tersebut datang ke sebuah warung dan meminta air hangat.

"Setibanya di warung itu korban mengatakan kepada rekannya, bahwa dia sakit masuk angin. Ia lalu meminta air hangat dan minum air hangat tersebut sambil dikusuk atau diurut oleh rekannya. Setelah itu korban kembali masuk ke dalam mobil untuk istirahat," katanya, Selasa.

Kemudian sekitar pukul 07.00 WIB, salah seorang rekannya bermaksud untuk membangunkan korban yang berada di dalam truk tronton tersebut.

Dalam keadaan tertelungkup di bagian belakang kursi mobil truck, korban tidak merespon saat dibangunkan oleh rekannya.

Mengetahui hal itu, tambahnya, rekan korban dan masyarakat melaporkan kejadian itu ke Polsek Bukit Kapur.

Setiba di TKP korban langsung dibawa ke RSUD untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab kematian korban.

Berdasarkan hasil visum dokter RSUD Dumai, jelas Iptu Akira diketahui korban meninggal akibat sakit jantung yang dialaminya.

Bahkan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Akan tetapi pihak korban menolak untuk dilakukan otopsi.

"‎Korban telah diserahkan ke pihak keluarganya untuk dikebumikan secepatnya," pungkasnya. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved