HARGA GULA di Dumai Melambung Hingga di Angka Rp 17.000 per Kilogramnya
Kebutuhan gula kita masih bergantung pasokan dari luar daerah seperti Jawa dan Lampung, produksi gula baru berjalan normal Juni hingga Juli 2020
Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nolpitos Hendri
TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Ditengah wabah Covid-19 yang saat ini menyerang Indonesia dan juga Kota Dumai, ternyata berdampak pada harga gula kristal putih, dimana harga gula melonjak naik.
Bahkan Per hari ini Rabu (8/4/2020), harga gula di Dumai mencapai Rp17 ribu per kilogram atau naik Rp4 ribu dari harga normal sekitar Rp13 ribu per kilogram.
Kenaikan harga gula ini ternyata sudah diketahui oleh pemerintah kota Dumai, untuk mengantisipasi harga semakin melonjak, Walikota Dumai, Zulkifli As mengaku, Pemerintah melalui Bulog Kota Dumai akan segera mengimpor gula pasir sebanyak 100 ton.
"Untuk stok gula saat ini tersedia 5 ton di gudang Bulog Kota Dumai. Akan masuk sekitar 100 ton yang nantinya akan digunakan untuk operasi pasar agar harga gula kembali stabil, " katanya, Rabu.
Menurutnya, naiknya harga gula akibat tingginya permintaan konsumen, sementara stok gula terbatas, untuk itu lah Bulog segera impor gula sekitar 100 ton.
Dirinya mengaku, bahwa pihaknya sudah melaksanakan telekonferensi dengan Menteri Perdagangan membahas kenaikan harga gula pasir.
Kenaikan harga gula tidak hanya terjadi di Dumai namun dialami juga daerah lain.
Sementara, Kepala Dinas Perdagangan Dumai H. Zulkarnaen menambahkan, produksi gula baru berjalan normal pada Juni hingga Juli 2020.
"Kebutuhan gula kita masih bergantung pasokan dari luar daerah seperti Jawa dan Lampung, produksi gula baru berjalan normal Juni hingga Juli 2020 mendatang," imbuhnya.
Diakuinya, kenaikan harga akibat stok gula terbatas, sementara kebutuhan terus meningkat apalagi jelang Ramadhan dan Idul Fitri .
"Kita sudah berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan untuk mencari solusi menambah stok gula untuk menekan harganya agar kembali normal," terangnya.
Sebelumnya, Kasi Operasional Bulog Sub Divre Dumai, Ruyun mengatakan, stok gula di gudang Bulog saat ini ada sekitar 5 ton dan sudah mengajukan 100 ton untuk memenuhi kebutuhan gula di Dumai.
"Memang saat ini Stok gula terbatas di gudang kita, kita juga sudah mengajukan sebanyak 100 ton untuk Dumai dan Rohil, semoga saja cepat datang," pungkasnya.
Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/gula-bulog-divre-riau-kepri_20160830_111430.jpg)