Pelalawan

Ketinggian Air Tinggal 70 Centimeter, Banjir di Lubuk Kembang Bunga Pelalawan Riau Mulai Surut

Ketinggian air tinggal 70 Cm yang menyusut jauh dibanding hari pertama banjir yang mencapai 200 Cm.

Istimewa
Kondisi banjir yang terjadi di Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan ada Selasa (7/4/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, UKUI - Banjir yang terjadi di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau mulai menunjukan tanda-tanda surut pada Rabu (8/4/2020) dibanding sehari sebelumnya.

Air yang menggenangi sebagian desa turun lagi hingga 15 centimeter.

Ketinggian air tinggal 70 Cm yang menyusut jauh dibanding hari pertama banjir yang mencapai 200 Cm.

Hal ini diakibatkan air kiriman dari arah hulu Sungai Nilo semakin berkurang.

Intensitas hujan yang sebelumnya tinggi terdeteksi menurun, termasuk di lokasi banjir.

"Cuaca di Desa Lubuk Kembang Bunga tampak cerah sejak sore kemarin. Air mulai surut sejak hari pertama," terang Camat Ukui Amri Juharza, kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (8/4/2020).

Camat Amri menyebutkan, Sungai Nilo meluap lantaran volume air yang datang tidak tertampung oleh badan sungai hingga meluber sampai ke jalan dan permungkiman warga.

Jika hujan tidak turun, lambat laun air akan kembali di alirkan ke arah sungai hingga kembali kering.

Daerah ini memang menjadi langganan banjir saat memasuki musim hujan sepanjang tahun, karena daerahnya rendah.

Meski mulai surut, banjir masih memutus akses jalan masyarakat dan jembatan yang kerap dilalui masyarakat di RT 1 dan RT 2, menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat tak bisa lagi melintas.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved