Update Kasus Covid 19

Ketua IDI Riau : Insentif Rp 1.5 Juta per Hari untuk Tenaga Medis Wajar, Tapi APD Paling Dibutuhkan

Menurut Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Riau Dr Zul Asdi SpB Mkes, insentif Rp 1,5 juta per hari untuk tenaga medis yang menangani Covid-19 itu sa

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Ketua IDI Riau : Insentif Rp 1.5 Juta per Hari untuk Tenaga Medis Wajar, Tapi APD Paling Dibutuhkan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Riau sambut baik insentif yang diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk tenaga medis yang menangani Covid 19.

Menurut Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Riau Dr Zul Asdi SpB Mkes, insentif Rp 1,5 juta per hari untuk tenaga medis yang menangani Covid-19 itu sangat wajar.

"Sebab tenaga medis merupakan garda terdepan menangani pasien yang terpapar Covid 19," ujar Dr Zul Asdi kepada Tribun, Rabu (8/4).

Walaupun begitu kata Zul Asdi , yang paling dibutuhkan sekali saat ini bagi tenaga medis adalah Alat Pelindung Diri (APD) dan harus didefinisikan terlebih dahulu relawan itu seperti apa.

Sekarang dokter-dokter se Indonesia dan termasuk Riau ini tiap hari mulai dari puskes, klinik, rumah sakit beresiko menghadapi pasien covid 19, dan bukan di tempat khusus saja.

"Apalagi semua dokter yang melayani pasien adalah relawan dan mereka langsung bersentuhan dengan pasien baik itu terpapar Covid 19 atau tidak," ucap Zul Asdi.

Untuk itulah tegas Zul Asdi , dokter itu harus diberikan APD, karena resiko mereka tertular sangat besar, kalau tidak pakai APD.

"Jadi kami mengharapkan sekali bantuan seluruh pihak untuk APD bagi tenaga medis," ungkap Zul Asdi.

Pemprov Riau Beri Tunjangan Tenaga Medis

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memberikan tunjangan Rp 1,5 juta per hari untuk setiap tenaga medis yang menangani pasien Corona atau COVID-19. 

Halaman
12
Penulis: Rino Syahril
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved