OLAHRAGA LOKAL

Pelaksanaan TC Ditunda, Ini Penjelasan KONI Riau

Program TC Berjalan atlet PON Riau, sudah dipastikan ditunda. Ini seiring surat edaran dari KONI Riau dan pemerintah,

DOKUMENTASI TRIBUNPEKANBARU.COM
Emrizal Pakis 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Program TC Berjalan atlet PON Riau, sudah dipastikan ditunda. Ini seiring surat edaran dari KONI Riau dan pemerintah, untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona Covid-19.

Lalu, apa alasan KONI Riau menunda program TC Berjalan? Ketua KONI Riau Emrizal Pakis menegaskan, bahwa pihaknya harus mengundurkan jadwal TC Berjalan, selain menindaklanjuti surat dari pemerintah, juga ada alasan lainnya.

"Yang paling khawatirnya di sini, meski saya ketua KONI, tidak bisa menjamin atlet tidak terserang virus Corona. Ini virus mematikan, tidak main-main," tegas Emrizal Pakis, Rabu (8/4/2020) kepada Tribunpekanbaru.com.

Lebih lanjut disampaikan, dengan pengunduran jadwal TC Berjalan tersebut, atlet PON Riau tetap diwajibkan menggelar latihan di tempat masing-masing.

Selain itu, para atlet juga diminta menjaga kesehatan, dengan memutus mata rantai penyebaran virus Corona covid-19, dengan banyak di rumah.

"Kita juga tekan kan kepada pelatih dan pengurus, untuk mengawasi atletnya latihan setiap hari," tambahnya.

Ya, langkah KONI Riau sangat berhati-hati mengambil keputusan harus diapresiasi. Sebab, KONI harus memastikan menghindari, agar atlet yang lolos PON XX tidak terdampak akibat virus tersebut.

TC Berjalan yang merupakan program KONI Riau, seharusnya mulai 1 April lalu. Tapi karena virus makin mengkhawatirkan, tidak memaksakan atlet yang lolos PON Papua, melaksanakan TC di saat wabah covid-19.

KONI Riau memastikan tidak ingin, atlet yang sudah lolos berakibat gagal tampil pada PON XX Papua, karena Covid 19.

Makanya, sesuai instruksi dari KONI Pusat seluruh atlet diminta untuk tetap melaksanakan latihan mandiri di rumah, hingga berakhirnya virus Corona ini.

KONI Riau awalnya memprogramkan melaksanakan TC Berjalan sejak April hingga September mendatang. Selanjutnya, akan dilakukan TC Penuh selama sebulan penuh, yakni pada September-Oktober.

PON sendiri rencananya dimulai pada 20 Oktober mendatang.

( Tribunpekanbaru.com / Syafruddin Mirohi )

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved