Bagikan Disinfektan,Pemuda Katolik Riau Taja Gerakan #angkat1saudaramu: Bantu Warga Terdampak Corona

Pemuda Katolik (PK) Komda Riau mendistribusikan cairan disinsfektan bagi masyarakat sekitar dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

IST
Kerja sama dengan PT.IKPP, Pengurus Pemuda Katolik (PK) Komda Riau menerima dan membagikan cairan disinfektan bagi masyarakat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kerja sama dengan PT. Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP), Pemuda Katolik (PK) Komda Riau mendistribusikan cairan disinsfektan bagi masyarakat sekitar dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

Cairan disinfektan dengan jumlah 250 liter itu dibagikan kepada Paroki dan stasi-stasi terdekat pada Rabu (8/2/2020) kemarin.

Mulai dari Paroki Perawang, Stasi Karo Simalem, Paroki Santa Maria beserta stasi, Paroki Santo Paulus dan stasi, Paroki Kota Batak dan stasi.

"Tidak hanya itu, kita juga membagikan bagi saudara-saudara muslim kita melalui Masjid Nurul Huda di KM 9 Perawang dan beberapa Masjid di Pekanbaru nantinya," kata Ketua Komda Riau, Pandapotan Sitanggang.

Selain itu, kata Pandapotan, Pemuda Katolik secara nasional pada 1 April 2020 lalu resmi menggelorakan Gerakan Nasional "Angkat Satu Saudara, Berbagi Berkah, Bantu Saudaramu"

"Gerakan ini juga dibarengi dengan tagar #angkat1saudaramu yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak pandemik Virus Corona saat ini,"jelasnya.

Dia mengatakan bahwa gerakan ini harus dimulai dari para kader Pemuda Katolik seluruh Indonesia melalui instruksi organisasi untuk membantu langsung keluarga yang rentan dari dampak pandemi ini.

Tak Jadi Hari Ini, Pendaftaran Kartu Prakerja Diundur Jadi 11 April 2020

PT SSS Dituntut Pidana Denda Total Rp 60 Miliar lebih dalam Perkara Karhutla di Riau

Adapun fokusnya adalah membantu kebutuhan dasar pangan mereka selama minimal 2 minggu.

"Dan secara kontinyu akan kita ajak semua masyarakat Indonesia, khususnya para pemuda agar ikut dalam gerakan #angkat1saudara ini. Setiap hari akan kita kampanyekan gerakan ini agar menjadi sebuah gerakan sosial. Kita bantu pemerintah dengan cara ini agar bangsa kita segera keluar dari situasi saat ini," terang Dia.

Sementara itu, dalam keterangan tertulisnya, Ketua Umum Pemuda Katolik Karolin Margret Natasa menjelaskan, bahwa gerakan ini untuk membantu para kepala keluarga yang kehilangan pendapatan harian mereka karena situasi pandemi ini.

"Mereka pahlawan bagi keluarganya, tapi situasi saat ini mereka terpaksa harus bertahan di rumah dan tidak bekerja. Mereka adalah para pekerja sektor informal, buruh harian, tukang bangunan dan yang lainnya," kata Dia.

BREAKING NEWS: Satu PDP Covid-19 Bengkalis Meninggal, Rapid Tes Positif, Hasil Swab Belum Keluar

Polda Kepri Amankan Pelaku Ujaran kebencian Kepada Presiden Joko Widodo

Oleh sebab itu, Karolin menghimbau agar para pemuda harus ambil bagian langsung dalam penanganan situasi pandemi ini.

"Kita berbagi dengan saudara kita, kita angkat mereka jadi saudara kita, kita harus ikut merasakan situasi ekonomi dan emosional mereka sehingga gerakan #angkat1saudara bisa menjadi cermin gotong royong bangsa,"sambung Dia,

Adapun gerakan #angkat1saudara ini secara nasional dikoordinasikan oleh Satgas Pemuda Katolik Untuk Penanggulangan Covid19 dengan ketua Stefanus Asat Gusma. (*)

Editor: Firmauli Sihaloho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved