Berita Riau

Baru SPDP, Jaksa Belum Terima Berkas Perkara Wabup Bengkalis Muhammad

Penyidikan kasus dugaan korupsi dengan tersangka Wakil Bupati (Wabup) Bengkalis, Muhammad, sejauh ini diketahui masih berproses.

Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Wabup Bengkalis Muhammad. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyidikan kasus dugaan korupsi dengan tersangka Wakil Bupati (Wabup) Bengkalis, Muhammad, sejauh ini diketahui masih berproses.

Muhammad ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi proyek pengadaan dan pemasangan pipa transmisi di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2013.

Ketika proyek berlangsung, Muhammad menjabat sebagai Kabid Cipta Karya Dinas PU Riau tahun 2013.

Informasi yang dihimpun, penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, belum melimpahkan berkas perkara tersangka ke Jaksa.

Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan memaparkan, Jaksa Peneliti Bidang Pidana Khusus (Pidsus) sampai saat ini belum menerima pelimpahan berkas perkara Muhammad.

"Berkas perkara tersangka M (Muhammad) belum ada diserahkan oleh penyidik," ucap Muspidauan.

Lanjut dia, Jaksa baru menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari penyidik.

Terkait dengan hal itu diungkapkan Muspidauan, Kejati Riau belum mengetahui apakah nantinya perkara tersebut akan digelar secara in absentia (perkara digelar di pengadilan tanpa kehadiran terdakwa) atau tidak.

"Belum tahu. Karena belum ada koordinasi secara lisan maupun tertulis dari penyidik untuk memungkinkan perkara ini digelar secara in absentia," jelasnya.

Muhammad sendiri sudah juga sudah ditetapkan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) berdasarkan surat yang dikeluarkan Ditreskirmsus Polda Riau Nomor: DPO/10/2020/Reskrimsus yang ditandatangani Dirreskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Andri Sudarmadi.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved