PASAR KAGET Harus Tutup, Ini Penjelasan Disperindag Pekanbaru

Pemerintah kota tidak membolehkan adanya pasar kaget. Pasar itu ilegal karena tidak punya izin," tegasnya kepada Tribunpekanbaru.com pada Kamis (9/4/2

TribunPekanbaru/MelvinasPriananda
PASAR KAGET Harus Tutup, Ini Penjelasan Disperindag Pekanbaru. Foto: Suasana aktifitas jual beli di pasar kaget yang berada di kawasan Tangkerang Timur Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut mengingatkan agar aktivitas pasar kaget harus tutup.

Apalagi saat ini tidak boleh ada kerumuman untuk mencegah covid-19 atau virus corona.

Ingot menegaskan bahwa aktivitas di pasar kaget ilegal.

Mereka tidak mengantongi izin yang jelas untuk menggelar aktivitas perdagangan.

Jumlah pasar kaget di Kota Pekanbaru cukup banyak.

Pihaknya kesulitan mendata lantaranya lokasinya berpindah.

"Pemerintah kota tidak membolehkan adanya pasar kaget. Pasar itu ilegal karena tidak punya izin," tegasnya kepada Tribunpekanbaru.com pada Kamis (9/4/2020).

Menurutnya, keberadaan pasar kaget tanpa izin sudah melanggar Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 9 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

Ia menyebut bahwa pengelola pasar kaget harus mengurus izin.

Izin nantinya terbit dengan sejumlah pertimbangan.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved