Wabah Virus Corona

Persiapkan Kematian Satu Persatu Warganya akibat Virus Corona, Ratusan Kuburan sudah Digali

Seakan sudah mengetahui kematian warganya. Negara ini sudah gali ratusan kuburan serta mempersiapkan ratusan plastik mayat

TribunJakarta.com
suasana pemakaman jasad pasien Corona 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Bagaimana jadinya jika ratusan kuburan sengaja digali sebagai tanda kematian itu sudah didepan mata.

Tentu saja siapapun mendapati pemandangan tersebut bisa langsung ciut nyalinya.

Apalagi di tengah wabah virus corona yang kian merebak menjangkau seluruh dunia dan lapisan masyarakat.

 Bagikan Disinfektan,Pemuda Katolik Riau Taja Gerakan #angkat1saudaramu: Bantu Warga Terdampak Corona

 BOLA LOKAL: PSPS Berharap Pandemi Virus Corona Segera Berakhir Agar Semua Bisa Normal

 Sejarah Dalgona Coffe dari Korea Selatan, Jadi Tenar saat Pandemi Virus Corona, Covid-19

Mobil Ambulan Antre
Mobil Ambulan Antre (Tribun Jakarta/Elga Hikari Putra)

Hal itulah yang dilakukan pemerintah Ukraina. Seolah-olah tahu bagaimana mengerikannya virus corona, mereka sudah mempersiapkan ratusan kuburan dan plastik pembungkus jenazah Covid-19.

Ratusan kuburan itu sengaja digali sebagai peringatan bagi warganya agar senantiasa waspada dan menilai virus corona sebagai virus yang mematikan.

Proses penggalian lobang kuburan itu sengaja diabadikan dalam sebuah video yang kemudian bisa diakses warga.

Cara yang tak lazim itu sengaja dilakukam untuk memastikan warganya menaati aturan di rumah selama wabah Covid-19, yakni menggali ratusan makam.

Dnipro, kota berpopulasi satu juta orang, sejauh ini melaporkan 13 kasus infeksi virus corona dengan belum ada korban meninggal.

Meski begitu, Wali Kota Borys Filatov dalam unggahannya di Facebook menyatakan pihaknya sudah menyiapkan skenario terburuk jika sampai ada kematian.

 VIDEO Update Virus Corona Dunia Hari Ini (9/4/2020) 1.5 Juta Kasus, 329.684 Sembuh, 88.403 Meninggal

 Tidak Sakit Virus Corona, Glenn Fredly Meninggal Dunia Karena Penyakit Meningitis

Dilansir Oddity Central Rabu (8/4/2020), pemerintah Dnipro sudah menggali 600 makam, sekaligus memastikan warga paham bahayanya Covid-19.

Halaman
12
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved