Glen Fredly Meninggal

Rilis Album 'Romansa ke Masa Depan Chapter 2' Glenn Fredly tak Tercapai, Rencananya Agustus Ini

Glenn Fredly sempat menitipkan sebuah pesan sebelum meninggal dunia, Rabu (8/4/2020) malam.

Dokumentasi WARTA KOTA/Nur Ichsan
Glen Fredly, 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Glenn Fredly sempat menitipkan sebuah pesan sebelum meninggal dunia, Rabu (8/4/2020) malam.

Pesan itu disampaikannya sesaat sebelum rilis album terbarunya Romansa ke Masa Depan, 14 November silam.

Rencananya ada dua chapter dalam album tersebut dan chapter kedua akan dirilis tahun ini.

Glenn memang banyak menyentuh orang dengan karya-karya lagu bertema cinta dan romantisme.

Dalam wawancara dengan Reno itu Glenn mengakui citra tentang lagu cinta itu memang tak terhindarkan.

"Lagu cinta itu berangkat dari sesuatu yang menginjak bumi, suatu realita. Ada yang merupakan pengalaman gue, juga pengalaman orang banyak, itu semuanya realita kehidupan," tuturnya.

Glenn menyatakan tak terganggu dengan kesan yang melekat padanya dari karya-karya yang dihasilkan.

"Ini semua bagaimana sudut pandang kita menghasilkan sebuah karya. Kita nggak bisa merekayasa. Karya itu punya usia yang panjang. Begitu karya itu dirilis dia akan menentukan jalannya sendiri untuk bisa siapa yang akan mendengarkan, menikmati. Bagus itu relatif karena menyangkut selera. Prinsipnya dalam berkarya itu lo harus jujur. Ukurannya adalah kejujuran lo untuk membuat sesuatu karya itu. Ibaratnya, dari hati akan sampai ke hati lagi. Gue percaya bahwa lagu akan menentukan takdirnya sendiri. Lagu akan bertemu dengan pendengarnya atau penikmatnya masing-masing dengan cara yang enggak pernah terpikirkan sebelumnya,” papar Glenn.

Soal kesibukannya, Glenn mengatakan ia lebih banyak bekerja di belakang layar mendukung musisi baru atau lebih muda untuk membuat sebuah album lagu.

"Kegiatan off air itu jadwalnya padat. Kegiatan di belakang layar itu juga menarik. Di musik banyak mempersiapkan infrastruktur, mempersiapkan apa yang ada di ekosistemnya. Bisa saja setiap tahun merisilis album tapi ekosistemnya nggak memadai, maka karya itu bisa tersendat atau tertunda," tuturnya.

Halaman
123
Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved