Wabah Virus Corona

1.549 Karyawan Kena PHK dan Dirumahkan Tanpa Gaji, Imbas Virus Corona di Kabupaten Bogor

Sebanyak 1.549 karyawan di Kabupaten Bogor terpaksa berhenti bekerja karena imbas pandemi virus corona (Covid-19).

Istimewa
Tenaga perawat di ruang rawat pasien covid-19 di RSUD AA 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Imbas Covid-19, 1.549 Karyawan di Kabupaten Bogor Kena PHK dan Dirumahkan Tanpa Gaji.

Sebanyak 1.549 karyawan di Kabupaten Bogor terpaksa berhenti bekerja karena imbas pandemi virus corona (Covid-19).

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Disnakertrans Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bogor, Budi Mulyawan menjelaskan bahwa dari total 1.549 karyawan yang terkena dampak ini, 82 orang diantaranya terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Ilustrasi
Ilustrasi (foto/net)

Sementara sisanya terpaksa dirumahkan tanpa gaji atau upah.

"Untuk sementara jumlah pekerja yang dirumahkan berjumlah 1.467 orang, yang di-PHK 82 orang," kata Budi Mulyawan saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Jumat (10/4/2020).

Budi menjelaskan bahwa sementara ini ada 70 perusahaan di Kabupaten Bogor yang sudah melaporkan telah melakukan PHK dan merumahkan para karyawannya.

"Ini akibat dampak Covid-19 (virus corona)," kata Budi Mulyawan.

Viral video petugas salat pakai APD
Viral video petugas salat pakai APD (Kompas.com/Handout)

Pandemi corona yang merebak ini membuat pendapatan perusahaan-perusahaan lesu sehingga terpaksa melakukan PHK dan merumahkan para karyawannya.

Jumlah karyawan atau pekerja di Kabupaten Bogor yang terpaksa diberhentikan ini diperkirakan akan bertambah seiring dengan pandemi corona yang masih merebak.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Imbas Covid-19, 1.549 Karyawan di Kabupaten Bogor Kena PHK dan Dirumahkan Tanpa Gaji, https://bogor.tribunnews.com/2020/04/10/imbas-covid-19-1549-karyawan-di-kabupaten-bogor-kena-phk-dan-dirumahkan-tanpa-gaji?page=all

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved