Kemarin NTT dan Gorontalo Nihil Positif Corona dan Kini Tidak Lagi, Begini Cerita Pasien Pertama NTT

Di antara jumlah penambahan itu, datang dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Gorontalo, sehingga dua daerah ini sudah terjangkit covid-19.

(ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A Via Kompas.com)
Seorang warga melintasi mural ajakan melawan penyebaran virus corona atau COVID-19 di Kalipasir, Jakarta, Jumat (10/4/2020). Selain peran pemerintah dalam penanganan COVID-19, diperlukan juga peran serta masyarakat untuk menjaga wilayah masing-masing sehingga penyebaran dapat ditekan. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pras. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Hari ini pasien postif corona kian betambah di Indonesia, menjadi 3.512 kasus, tercatat penambahan 219 pasien dalam 24 jam terakhir.

Di antara jumlah penambahan itu, datang dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Gorontalo, sehingga dua daerah ini sudah terjangkit covid-19.

Artinya, semua provinsi di Tanah air sudah memiliki pasien virus corona.

Usut punya usut, ternyata pasien positif virus corona NTT bercerita cukup panjang bagaimana ia bisa terjangkit

Seorang pria asal Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama El Asamau mengumumkan hasil tes swab di akun YouTube-nya.

Dalam video berdurasi 18 menit 45 detik itu, El mengatakan bahwa dirinya positif mengidap corona (Covid-19).

"Saya El Asamau, saya baru divonis positif Covid-19 atau corona dan saya mau menceritakan kronologi sampai saya divonis mengidap penyakit ini," kata dia.

Saat ini El diketahui tengah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD WZ Johannes Kupang.

Diduga terpapar di Jakarta

El menjelaskan, awalnya pria yang berasal dari Alor itu mengikuti studi lanjut di Yogyakarta pada awal Maret 2020.

Halaman
1234
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved