Pria Ini Terang-terangan Akui Positif Virus Corona, Blak-blakan di Youtube, Ceritakan Kondisinya

Pria ini blak-blakan mengaku telah positif terinfeksi virus corona. Ia menceritakan kondisinya lewat youtube

AFP/BACH DUONG via Tribun Medan
Virus Corona 

Sekitar tanggal 26 Maret 2020, El mendengar kabar kalau seorang temannya yang mengikuti kegiatan di Jakarta, masuk kriteria pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 dan dinyatakan positif.

Mendengar hal itu, pada keesokan harinya, El lalu berinisiatif ke RSUD WZ Johannes untuk memeriksa kondisi tubuhnya.

Petugas medis lalu mengambil sampel darahnya dan cairan tenggorokan untuk diperiksa.

Jelang Akhir Hidupnya, Glenn Fredly Menangis Pikirkan Masyarakat yang Tak Bisa Mudik Akibat Corona

Setelah Nama Bayi Corona dan Covid Kini Ada Lagi Bayi Dinamakan Lockdown Saat Pandemi Virus Corona

"Petugas medis mengatakan, kalau hasilnya akan diketahui pada tanggal 4 April.

Tapi ternyata hasilnya saya dapat pada 9 April, sehingga saya langsung diisolasi di RSUD WZ Johannes Kupang,"tuturnya.

Terkait dengan kondisinya sekarang, El pun meminta dukungan doa dari seluruh masyarakat NTT khususnya masyarakat Alor agar ia bisa kembali pulih.

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, dalam jumpa pers Kamis malam, mengatakan, pihaknya akan mengumumkan secara resmi identitas pasien data dan identitas pasien itu pada Jumat (10/4/2020).

"Rencana besok (Jumat-red) pagi sekitar pukul 09.00 WITA, bapak Gubernur akan berbicara pada kita semua masyarakat Provinsi NTT terkait Covid-19,"ungkap Marius kepada sejumlah wartawan, Kamis (9/4/2020) malam.

"Terkait satu orang postif Covid-19, bapak gubernur masih berkordinasi dengan Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI,"sambung Marius.

Marius pun berharap, diharapkan masyarakat NTT tidak gelisah dan tetap selalu siaga, waspada, menjaga, kesehatan diri dan tidak panik.

Jika panik, kata Marius, maka akan stres yang menyebabkan daya tahan tubuh turun.

Cegah Penyebaran Virus Corona di Riau, Pegadaian Ikut Salurkan APD untuk Tenaga Medis

Cegah Penyebaran Virus Corona di Riau, Pegadaian Ikut Salurkan APD untuk Tenaga Medis

Pekerja di pemakaman religius Israel Chevra Kadisha mengenakan peralatan pelindung, membawa tubuh seorang pasien yang meninggal akibat komplikasi infeksi Coronavirus (COVID-19), di Rumah Pemakaman Shamgar di Yerusalem, pada 1 April 2020.
Pekerja di pemakaman religius Israel Chevra Kadisha mengenakan peralatan pelindung, membawa tubuh seorang pasien yang meninggal akibat komplikasi infeksi Coronavirus (COVID-19), di Rumah Pemakaman Shamgar di Yerusalem, pada 1 April 2020. (Ahmad GHARABLI / AFP)
Halaman
1234
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved