Bikin Gaduh, Ternyata Ini Alasan Beberapa Pria Ini Lakukan Aksi Vandalisme, Kini Mereka Diperiksa
Polisi sudah memeriksa 3 orang pria yang diduga melakukan aksi vandalisme. Polisi beberkan alasan pelaku yang kini masih dalam pengembangan
TRIBUNPEKANBARU.COM- Tiga orang kini masih diperiksa polisi terkiat aksi vandalisme yang dilakukan.
Polisi terus mendalami motif para pelaku yang telah membuat gaduh.
Dari pemeriksaan sementara, polisi pun membeberkan alasa pelaku melakukan aksinya itu.
Seperti yang dikatakan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sujana, bahwa jajarannya telah memeriksa Rizky, RJ dan RH, para pelaku vandalisme di Kota Tangerang.
• Pengumuman Kelulusan SMA di Kuansing Dilarang Konvoi dan Aksi Vandalisme
• VIDEO: Astaka MTQ Bernilai Miliaran Rupiah di Dumai Jadi Korban Vandalisme
• Aksi Vandalisme Rusak Sejumlah Bagian Tiang Astaka MTQ di Dumai
Dalam pemeriksaan, para pelaku melakukan aksinya karena tidak puas dengan kebijakan pemerintah selama ini.
"Dari hasil pemeriksaan terhadap para pelaku di Polres Tangerang Kota, bahwa modus atau pun motif mereka melakukan vandalisme, mereka kelompok ini tidak puas dengan kebijakan pemerintah," ujar Nana di Polda Metro Jaya, Sabtu (11/4/2020).
Menurut Nana, para pelaku yang tidak puas dengan kebijakan pemerintah berupaya untuk membuat gaduh dengan cara melakukan coretan dengan tulisan provokasi.
"Mereka berupaya memanfaatkan situasi di mana masyarakat sedang resah, dan membuat masyarakat makin resah dan merupakan ajakan ke masyarakat untuk melakukan keonaran itu," katanya.
Sebelumnya, Kepolisian Polda Metro Jaya dan Polres Metro Tangerang Kota berhasil menangkap pelaku vandalisme, Rizki dan dua rekannya di salah satu cafe di kawasan Tangerang, Jumat (10/4/2020) malam.
• VIDEO: Patung Lionel Messi Hanya Tinggal Kaki, Dua Kali Sasaran Vandalisme
• FOTO: Aksi Vandalisme Rusak keindahan Kota
Mereka melakukan coretan dengan tulisan provokatif yang tersebar sedikitnya di empat lokasi kawasan Tangerang.
Sedikitnya ada tiga coretan yang dilakukan para pelaku yakni 'kill the rich' atau bunuh orang-orang kaya, 'sudah krisis, saatnya membakar' dan 'mau mati konyol atau mati melawan'.
Diketahui, para pelaku juga masuk dalam kelompok anarko yang selama ini cukup dikenal dengan aksinya melakukan vandalisme.
Kelompok tersebut tersebar di beberapa wilayah seperti Jakarta, Bandung dan beberapa koya yang masuk dalam Pulau Jawa.(*)
Polisi Beberkan Motif Para Pelaku Vandalisme Provokatif di Tangerang
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Polisi Beberkan Motif Para Pelaku Vandalisme Provokatif di Tangerang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/narapidana-tahanan-ditangkap-diborgol-diciduk_20171228_115940.jpg)