Breaking News:

Jika Menangis Kencang, Bayi di Samarinda Ini Keluarkan Air Mata Darah

Bayi berusia tiga pekan di Samarinda, Kalimantan Timur, mengeluarkan air mata darah saat menangis.

Istimewa via Kompas.com
Bayi usia 3 pekan saat digendong neneknya di klinik kesehatan gratis di Baznas Provinsi Kalimantan Timur Jalan Harmonika, Samarinda, Jumat (17/4/2020) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Bayi berusia tiga pekan di Samarinda, Kalimantan Timur, mengeluarkan air mata darah saat menangis.

Siska Asmita, ibunda dari bayi ini mengatakan, setelah diperiksa dokter umum, diduga air mata darah itu karena ada pembuluh darah yang pecah di mata anaknya.

Sehingga saat bayi tersebut menangis kencang, darah keluar.

“Kami disarankan oleh dokter umum bawa ke dokter spesialis anak,” ujar Siska saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (18/4/2020).

Saat ini warga Jalan M Said, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, ini masih menunggu arahan lanjutan dari dokter umum ke dokter spesialis anak untuk memeriksa mata bayinya.

“Sampai sekarang saat menangis kencang, pasti keluar darah. Kalau menangisnya pelan-pelan tak keluar darah,” ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, seorang bayi berusia tiga pekan mengeluarkan air mata darah saat menangis.

Awalnya, saat lahir pada 28 Maret 2020, kondisi bayi itu dalam keadaan sehat.

Dua pekan setelah lahir, mata bayi itu mengeluarkan kotoran.

Siska, ibu bayi itu kemudian berkonsultasi dengan bidan.  

Halaman
12
Editor: M Iqbal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved