Breaking News:

Ajaran Islam

TATA CARA Mandi Wajib Setelah Berbubungan Badan atau Keluar Air Mani karena Mimpi di Bulan Ramadhan

Mandi Wajib adalah mandi dalam rangka membersihkan diri dari hadas besar karena suatu sebab, satu di antara sebabnya berhubungan suami istri

Penulis: pitos punjadi
Editor: Nolpitos Hendri
Foto: Islamkafah.com
TATA CARA Mandi Wajib Setelah Berbubungan Badan atau Keluar Air Mani karena Mimpi di Bulan Ramadhan. Ilustrasi mandi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Mandi Wajib adalah mandi dalam rangka membersihkan diri dari hadas besar karena suatu sebab, satu di antara sebabnya berhubungan suami istri atau berhubungan badan atau keluar air mani.

Selain itu, Mandi Wajib juga dilakukan untuk membersihkan diri dari hadas besar dalam hal ini haid, selesai melahirkan dan Nifas.

Mandi Wajib juga dilakukan terhadap orang yang matinya itu bukan mati syahid.

Dalil yang menjadi dasar Mandi Wajib setelah berhubungan badan dijelaskan pada hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim yang berbunyi

"Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda 'Jika seseorang duduk di antara empat anggota badan istrinya (menyetubuhinya) lalu bersungguh-sungguh kepadanya, maka wajib baginya mandi'.

Kemudian, dalam riwayat Muslim terdapat tambahan "Walaupun tidak keluar air mani."

Keluarnya air mani meski tidak adanya pertemuan antara dua kemaluan juga diwajibkan untuk Mandi Wajib.

Dari Abu Sa'id Al- Khudri ra, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Sesungguhnya (mandi) dengan air disebabkan karena keluarnya air (mani)." (HR. Muslim, no.343)

Sementara dalil yang mengharuskan seorang wanita melakukan mandi wajib setelah haidh dan nifas terdapat dalam Al- Qur'an surat Al- Baqarah ayat 222 yang artinya

,"Dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu."

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved