Rabu, 29 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

DPR RI Akhirnya Tanggapi Materi Pelatihan Dalam Program Pra Kerja yang Mirip Konten di YouTube

Hal itu lantaran materinya dianggap sangat mirip dengan konten-konten diunggah masyarakat dan bisa diakses dengan mudah melalui YouTube.

(Kolase SURYA.co.id/Tribunnews)
Kartu Prakerja program pemerintahan Jokowi tuai kritikan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - DPR RI akhirnya menanggapi materi pelatihan yang ada di program Kartu Prakerja yang disiapkan pemerintah. 

Sebelumnya, materi pelatihan program Kartu Prakerja tersebut mendapat kritik tajam dari berbagai pihak.

Hal itu lantaran materinya dianggap sangat mirip dengan konten-konten diunggah masyarakat dan bisa diakses dengan mudah melalui YouTube.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena mengatakan siap mengawasi pelaksanaan program tersebut. Tak hanya itu, pihaknya juga siap memberi kritik dan saran.

Pemerintah membuka pendaftaran pembuatan kartu Pra Kerja
Pemerintah membuka pendaftaran pembuatan kartu Pra Kerja (prakerja.kemnaker.go.id)
 

 

Melki mengatakan Kartu Prakerja akan dievaluasi secara obyektif setelah peserta gelombang pertama hingga ketiga melewati masa pelatihan.

Dari situ, dia menyebut akan ada penilaian seberapa efektif program ini berdampak bagi peserta.

Politikus Golkar tersebut juga mengungkap pemerintah sebenarnya menyiapkan program ini dalam format awal sebelum situasi pandemi Covid-19 melanda.

"Oleh karenanya, perubahan konsep Prakerja dan metode pelaksanaan terjadi karena dampak pandemi Covid-19 sebagai bagian dari jaring pengaman sosial dengan persiapan dalam waktu singkat. Tapi peminat gelombang pertama hampir 6 juta," kata dia.

YouTube logo
YouTube logo (Ipstube.wikia.com)
Dia meyakini program ini akan membantu kelompok pekerja, baik yang dirumahkan (Pemutusan Hubungan Kerja) dan juga kelompok UMKM.

Meski begitu, Melki menegaskan program Kartu Prakerja bukan satu-satunya program sosial dalam masa sulit ini. Sehingga masyarakat diminta tak hanya berfokus pada satu program saja.

Dia memaparkan ada sejumlah bantuan lain seperti terkait sembako, listrik gratis atau diskon 50 persen hingga banyak program sosial lainnya dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

"Belum lagi solidaritas dan gotong royong berbagai komponen bangsa untuk membantu kalangan miskin yang terdampak. Seperti halnya DPR RI dan DPRD se Indonesia juga membuat satgaslawancovid19 dengan menggunakan uang pribadi serta dukungan swasta untuk membantu pemerintah dan masyarakat secara konkrit dalam aspek kesehatan, sosial dan ekonomi," tandasnya.

Berbasis online

Kemenker RI memang menyiapkan lebih dari 4.000 pelatihan dari 2.765 lembaga pelatihan yang sudah menjadi mitranya

Ada berbagai macam jenis pelatihan yang ditawarkan di sana, salah satunya adalah pelatihan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Salah satu pelatihan berbasis TIK yang disodorkan adalah Belajar Fundamental Front-end Web Development (Kurikulum Google) dengan biaya mulai dari Rp350.000.

“Mengerti materi dari technology owner yang sesuai standar kebutuhan industri terkini,” begitulah kira-kira bunyi deskripsi pelatihan tersebut.

Pelatihannya sendiri dilakukan secara online.

Selain yang disebutkan tadi, ada juga pelatihan berbasis TIK lainnya, seperti Cara Beriklan di YouTube, Membuat Iklan di Twitter, hingga belajar Membuat Augmented Reality.

Juga pelatihan teknisi komputer, perhotelan,  desain grafis,  Facebook Ads Strategy, Digital Preneur, Fundamental Front-end.

Pelatihan yang diadakan di Kemnaker tadi memang berbayar namun Anda tak perlu khawatir masalah pembayaran.

Anda cukup mendaftar Kartu Prakerja dengan mengunjungi situs prakerja.kemnaker.go.id. dan mengikuti langkah-langkah yang tertera di sana.

Pendaftarannya pun bisa dilakukan melalui laptop dan smartphone.

Saat ini pendaftaran Karu Prakerja sudah memasuki gelombang kedua yang dibuka pada tanggal 20 April 2020 pada pukul 08:00 WIB sampai Kamis 23 April 2020, pada pukul 16:00 WIB.

Rencananya, pendaftaran Kartu Prakerja ini akan dibuka setiap minggunya sampai minggu ke-4 bulan November 2020.

Pendaftaran Kartu Prakerja ini terbuka untuk umum.

Meski demikian, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam situs Kemnaker menegaskan bahwa syarat minimal usia untuk mendaftar adalah 18 tahun ke atas.

"Jika tak memenuhi syarat akan langsung didiskualifikasi. Misalnya, peserta di bawah 18 tahun atau sedang sekolah atau peserta sudah memperoleh bantuan program PKH,” ujar Ida di situs resmi Kemnaker.

Bagi peserta yang terpilih, mereka akan mendapatkan paket manfaat dengan total senilai Rp3.550.000 yang terdiri dari uang pelatihan dan insentif.

Untuk biaya pelatihan, Anda akan mendapatkan uang sebesar Rp1.000.000 yang bisa dipakai untuk mengikuti kelas pelatihan.

Adapun biaya pelatihan yang disediakan oleh Kemnaker ini beragam, dari yang paling mahal Rp1 juta sampai paling rendah tidak dipungut biaya alias gratis.

Sementara itu untuk uang insentif akan ditransfer ke rekening bank atau dompet digital, seperti LinkAja, OVO, atau GoPay yang dimiliki peserta.

Insentif ini pun terdiri dari dua bagian, yakni insentif pertama pasca penuntasan pelatihan sebesar Rp 2,4 juta yang akan dibagi menjadi Rp 600 ribu setiap bulan.

Lalu untuk insentif kedua, yakni insentif pasca pengisian, di mana diberikan Rp 50 ribu pada saat survei evaluasi.

Survei ini berlangsung sampai tiga kali, dengan total Rp150 ribu.

 

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Program Kartu Prakerja Dikritik Mirip Konten YouTube, Ini Tanggapan DPR.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved