Breaking News:

Virus Corona

KEMATIAN Akibat Covid-19 Indonesia Tertinggi, Iran Malah Berhasil Tekan Angka Kematian Akibat Corona

Melansir dari Al Monitor salah satu dari beberapa prosedur perawatan yang dicoba di Iran yang dinilai berhasil adalah terapi menggunakan plasma darah.

Editor: Guruh Budi Wibowo
CDC
Virus Corona 

Telah diuji pada 200 pasien Ia menceritakan, saat pembuatan proyek ini tiga ahli hematologi  membentuk kelompok bersama puluhan peneliti, dokter umum, dokter klinis terapis, perawat ahli ilmu laboratorium dan perusahaan yang bekerja di bidang plasma.

Para peneliti tersebut kemudian melakukan kontak dengan berbagai organisasi internasional, untuk kemudian menyusun protokol penggunaan terapi plasma Mengutip dari IFPnews, terapi plasma ini telah diujikan pada 200 pasien dan penelitian kepada seluruh pasien tersebut telah selesai dengan hasil yang menggembirakan.

"Pemulihan beberapa pasien yang dalam kondisi buruk seperti keajaiban dan yang lain yang tidak dalam kondisi sangat buruk telah pulih juga," catat Riahi.

lanjut ia menjelaskan bahwa metode plasma memiliki efek positif yang terbukti dengan efek samping yang masih dapat diterima.

“Yang penting adalah bahwa tingkat antibodi pada pasien yang pulih tetap tinggi begitu lama, dan tingkat antibodi dalam plasma ini memiliki efek terapeutik," tambah dia. 

Selain itu, tidak lebih dari sekali seminggu dan tidak lebih dari 500 hingga 600 cc plasma harus diambil dari pasien yang pulih.

"Tentu saja, lebih dari satu suntikan mungkin diperlukan selama perawatan,' ungkap dia. 

Negara pertama gunakan terapi plasma darah

Riahi mengatakan, tim klinis Iran yang mengembangkan metode perawatan telah berbagi  pengalaman kepada negara lain termasuk Italia, Jerman dan Perancis yang juga memiliki banyak kasus.

Menurut dia, dalam beberapa minggu terakhir, beberapa universitas ilmu kedokteran menerima izin untuk melakukan penelitian tentang terapi plasma, yang akan mengirimkan anggota staf dari berbagai negara.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved