Breaking News:

Ramadan 2020

Bulan Ramadan Tahun Ini Terasa Berbeda Sekali, Kemenag Riau : Laksanakan Sholat Tarawih di Rumah

Sedih juga kalau ngak bisa tarawih di masjid. Karena serunya bulan ramadan itukan salat tarawih berjamaah ramai-ramai di masjid

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Ribuan umat Muslim mengikuti pawai obor di Jalan Sembilang, Kec Rumbai Pesisir Pekanbaru pada malam terakhir Bulan Ramadan, Kamis (14/6/2018). Kegiatan ini rutin diadakan pada malam takbir sebagai bentuk merayakan hari kemenangan menyambut Idul Fitri. TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ramadan tahun ini akan terasa berbeda dengan ramadah tahun-tahun sebelumnya. Ditengah pandemi virus corona pemerintah dan MUI mengimbau kepada umat muslim untuk melaksanakan salat tarawih dan tadrus di rumah masing-masing. Begitu juga dengan buka puasa dan sahur, dianjurkan untuk dilaksanakan di rumah saja.

"Sedih juga kalau ngak bisa tarawih di masjid. Karena serunya bulan ramadan itukan salat tarawih berjamaah ramai-ramai di masjid," kata Abdul Rahman warga Jalan Suka Karya Pekanbaru, Rabu (22/4/2020).

Meski berat, namun Rahman mengaku harus tetap menjalankan anjuran dari pemerintah dan MUI tersebut. Sebab hanya dengan melakukan sosial distancing dan pyhsical distancing itulah penularan virus corona dapat dicegah.

Besok Malam Mulai Tarawih, Ini Keutamaan Sholat Tarawih hingga Niat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Terkait Anjuran Shalat Tarawih di Rumah, Ketua Muhammadiyah Riau : Boleh Jika Kondisi Seperti Ini

"Kondisinya memang lagi sedang tidak baik, jadi mau tidak mau kita memang harus patuh terhadap imbauan pemerintah. Mudah-mudahan masyarakat bisa mematuhi semua. Karena ini kan untuk kebaikan dan keselamatan bersama," ujarnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Mahyudin kembali mengingatkan umat muslim di Riau agar melakukan sahur dan buka puasa oleh individu atau keluarga inti.

Jadi tidak perlu sahur dan buka puasa bersama. Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada umat muslim di Riau agar melaksanakan salat tarawih secara individual atau berjamaan bersama keluarga inti di rumah masing-masing.

TARAWIH - Jemaah Mesjid Agung An Nur sedang melaksanakan salat tarawih pada hari pertama, Minggu (5/5/2019). Kementerian Agama sudah mengumumkan perihal awal Ramadhan 1440 Hijriah, dalam pengumuman tersebut Ramadan 1440 H jatuh pada Senin 6 Mei 2019. Dengan demikian, awal ibadah puasa dimulai pada Senin (6/4/2019).
TARAWIH - Jemaah Mesjid Agung An Nur sedang melaksanakan salat tarawih pada hari pertama, Minggu (5/5/2019). Kementerian Agama sudah mengumumkan perihal awal Ramadhan 1440 Hijriah, dalam pengumuman tersebut Ramadan 1440 H jatuh pada Senin 6 Mei 2019. Dengan demikian, awal ibadah puasa dimulai pada Senin (6/4/2019). (Tribunpekanbaru/Theo Rizky)

Imbauan ini disampaikan oleh Kanwil Kemenag Riau menyusul semakin meluasnya Pandemi Virus Corona di Indonesia termasuk di Riau, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tersebut masyarakat diminta untuk melakukan sosial dan pysikal distancing atau menjaga jarak fisik satu dengan yang lain.

Mahyudin mengatakan imbauan tersebut sesuai Surat Edaran (SE) Kemenag RI nomor 6 tahun 2020 yang berisi panduan ibadah dibulan Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H ditengah pandemi Covid-19.

"SE ini telah ditujukan kepada Kakanwil Kemenag Provinsi dan kabupaten/kota. Untuk itu kepala daerah dan masyarakat agar mengikuti SE tersebut," kata Mahyudin.

Adapun panduan yang tertuang dalam SE itu adalah, pertama, umat islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa dibulan Ramdhan dengan baik berdasarkan ketentuan fiqih ibadah.

Terdampak Corona, Tradisi Jelang Bulan Suci Ramadan Hampir Lenyap dan Pelaksanaannya Berubah

Akhirnya Shalat Tarawih & Tadarus Selama Ramadan di Masjid An Nur Ditiadakan, Ini Dia Penyebabnya

Selain mengatur soal buka puasa dan sahur bersama serta shalat tarawih di rumah saja, surat dari Kemenag tersebut juga mengatur soal pelaksanaan tilawah atau tadarus Alquran yanh juga dilakukan dirumah masing-masing berdasarkan perintah Rasulullah SAW untuk menyinari rumah dengan tilawah Alquran.

"Buka puasa bersama baik dilaksanakan lembaga pemerintah, lembaga swasta, masjid maupun mushallah ditiadakan," ujarnya.

Kemudian, lanjut Mahyudin, saat peringatan nuzulul quran dalam bentuk tabligh akbar dengan menghadirkan penceramah dan massa dalam jumlah besar, baik di lembaga pemerintah, lembaga swasta, masjid maupun mushallah ditiadakan.

Kemudian tidak melakukan iktikaf di 10 malam terakhir Ramadhan di masjid atau mushallah. Kedelapan, pelaksanaan salat Idul Fitri yang lazimnya dilaksanakan secara berjamaah, baik di masjid atau dilapangan ditiadakan, untuk itu diharapkan terbitnya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelang waktunya.

Ramadan 2020, Ini Bacaan Niat Shalat Tarawih hingga Witir, Berjamaah atau Sendiri di Rumah

Selain itu, umat muslim juga diimbau agar tidak melakukan kegiatan salat tarawih dan takbiran keliling. Kesepuluh, silaturrahmi atau halal bihalal yang lazim dilaksanakan ketika hari raya Idul Fitri bisa dilakukan melalui media sosial atau video call.

"Selain itu, dalam SE itu juga mengatur mengenai panduan pengumpulan dan penyaluran zakat selama wabah Corona-19 berlangsung," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved