Breaking News:

Keluarkan Aturan Baru Usai Kecolongan! Setiap Pasien yang Meninggal Harus Dimakamkan Dengan Protokol

Doni Monardo juga mengatakan keputusan tersebut diambil setelah ada kejadian pejabat yang meninggal gegara Covid-19.

Editor: Guruh Budi Wibowo
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan kepada petugas yang membawa jasad pasien virus corona atau Covid-19 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Wabah Cirus Corona yang tengah 'menggila' di Indonesia mengubah semua sektor kehidupan masyarakat. 

Bahkan, virus yang dikenal deengan Covid-19 itu juga telah mengubah tradisi dan kebiasaan masyarakat yang telah baku.

Hal itu terpaksa dilakukan agar masyarakat tak terjangkit Covid-19.

Tak pandang bulu, beberapa pejabat di Indonesia dikabarkan jadi salah satu korban ganasnya virus corona.

Di balik jumlah pasien meninggal yang setiap harinya dilaporkan bertambah.

Peti jasad pasien Virus Corona dikeluarkan dari Ambulan untuk dimakamkan
Peti jasad pasien Virus Corona dikeluarkan dari Ambulan untuk dimakamkan (Kompas.com)

Terselip pro dan kontra terhadap pemakaman jenazah pasien Covid-19.

Kali ini, pemerintah mengambil keputusan tegas untuk mengatasi ketidakpastian perlakuan terhadap penanganan pasien yang meninggal.

"Memang dalam beberapa hari terakhir."

"Ada sejumlah pernyataan dan juga penyampaian dari masyrakat yang meragukan penjelasan dari pemerintah," jelas Doni Monardo dikutip dari kanal YouTube 'Sekretariat Kabinet RI' (20/4/2020).

"Juru bicara pemerintah dalam hal ini adalah Pak Yurianto telah menjelaskan bahwa ada sejumlah kasus peristiwa jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan dengan cara Covid-19," tukas Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved