BOLA LOKAL- Ini Kata Manajemen PSPS Riau Terkait Siapa Pengganti Sekjen PSSI Ratu Tisha

Meski tidak ada hak klub mengusulkan kandidat Sekjen, namun masukan dari klub, bisa menjadi pertimbangan Exco PSSI,bertanggung jawab terhadap hal ini

tribun
PSPS Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Klub peserta Liga hingga kini masih bertanya-tanya, siapa pengganti Ratu Tisha Destria, yang mundur dari kursi empuk Sekjen PSSI beberapa waktu lalu.

Meski tidak ada hak klub untuk mengusulkan kandidat Sekjen, namun setidaknya masukan dari klub, bisa menjadi pertimbangan Exco PSSI, yang bertanggung jawab terhadap hal ini.

"Ini wewenang Exco, kita dari klub tidak ada hak menentukan," kata Media Officer PSPS Riau M Teza Taufik, Jumat (24/4/2020) kepada Tribunpekanbaru.com.

Ya, sejauh ini, ada beberapa nama muncul untuk maju sebagai calon Sekjen PSSI.

Nama Yunus Nusi masuk dalam daftar kandidat, meski kini didapuk sebagai Plt Sekjen PSSI. Selain Yunus Nusi, beberapa nama lantas muncul di permukaan pencinta sepakbola Indonesia.

Nekat Panjat Tembok Setinggi Tujuh Meter, Dua Napi Lapas Bengkalis Riau Kabur

STORY - Perawat Pasien Covid-19 Teteskan Airmata, Jalani Ramadan Berpisah dengan Keluarga

Travel Angkutan Antar Provinsi dari Pekanbaru ke Sumbar Masih Beroperasi Seperti Biasa

Mantan anggota Komite Normalisasi (KN) PSSI, FX Hadi Rudyatmo menyebut sosok Sekjen baru idealnya berasal dari luar tubuh PSSI.

Artinya, ada orang baru yang mengisi posisi vital di otoritas tertinggi sepak bola Indonesia.

Seperti diketahui, untuk penunjukan Sekjen PSSI, ada proses yang harus dilewati, sebelum dipilih dan juga harus sesuai dengan statuta PSSI.

Sesuai dengan statuta PSSI 2019 pasal 61 ayat 2.

Seorang sekjen harus ditunjuk berdasarkan perjanjian yang diatur oleh hukum privat dan harus memenuhi kriteria dan kualifikasi profesional yang dapat dibuktikan dengan proses seleksi yang transparan dan akuntabel.

Dengan demikian, tidak sembarang orang bisa menjadi Sekjen PSSI. Ia harus paham dengan peraturan organisasi dan bisa menjalankan mandat yang diberikan dari anggota.

Meski tidak ada hak, apakah PSPS Riau mengusulkan kandidat lain? Teza menjelaskan lagi, bahwa PSPS Riau sebagai klub liga 2, tidak ada usulan tentang posisi Sekjen PSSI. Karena hal ini hak veto Exco.

Siapapun yang terpilih menjadi Sekjen PSSI defenitif nantinya, diharapkan bisa membawa PSSI lebih baik ke depan.

Yang paling penting, Sekjen bisa bekerjasama ke arah yang lebih baik dengan semua pengurus. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved