Breaking News:

Larangan Mudik

Ngotot Mau Mudik ke Majalengka di Tengah Pandemi Corona, Siapkan Saja Uang Rp 10 Juta Bayar Denda

Buat warga yang masih ngotot mudik ke Kabupaten Majalengkap Jawa Barat, denda sebesar Rp 10 juta siap menanti.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Dilarang mudik - Kendaraan disuruh putar balik oleh pihak kepolisian dan Jasa Marga, di Tol Jakarta-Cikampek, pada Jumat (24/4/2020). Selama dua hari penerapan larangan mudik Jumat (24/4/2020) dan Sabtu (25/4/2020), Polda Metro Jaya mencatat ada 3.690 kendaraan yang dipaksa putar balik petugas. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Buat warga yang masih ngotot mudik ke Kabupaten Majalengkap Jawa Barat, denda sebesar Rp 10 juta siap menanti.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, pemerintah pusat telah melarang warga yang tinggal di zona merah, seperti di Jabodetabek dan Bandung Raya melakukan mudik Lebaran.

Terutama ke berbagai daerah di Tanah Air, termasuk di Kabupaten Majalengka.

Kebijakan denda itu telah diterapkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Majalengka setelah ada pelarangan mudik oleh Presiden Jokowi.

Besaran denda itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idulftri 1441 Hijriah dalam Rangka Penyebaran Covid-19.

"Bagi masyarakat yang melanggar aturan ini sanksinya cukup berat, yaitu harus denda Rp 10 juta atau putar balik," ujar Kepala Dinas Perhubungan Majalengka, Yusanto, Senin (27/4/2020).

Dia menjelaskan, aturan ini sudah berlaku sejak Jumat (24/4/2020) lalu.

Bahkan, jelas dia, ketentuan ini tidak hanya melarang pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau sepeda motor.

Para pemudik yang menggunakan transportasi umum baik darat, laut, maupun udara juga bisa terdampak aturan itu.

"Peraturan ini diterapkan khususnya di daerah yang telah menerapkan pembatasan sosial berskala besar," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Sesri
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved