PSBB di Pekanbaru

Pemkab Kampar akan Batasi Akses Keluar Masuk Warga di Desa Perbatasan dengan Pekanbaru

Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar, Yusri, Senin (27/4) menuturkan untuk di Kecamatan Tambang ada tiga desa yang akan dibatasi aksesnya

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Pemkab Kampar akan Batasi Akses Keluar Masuk Warga di Desa Perbatasan dengan Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Pemerintah Daerah (Pemda) Kampar berencana akan membatasi akses keluar masuk bagi kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kota Pekanbaru serta Kecamatan Bangkinang.

Pembatasan ini dilakukan mengingat daerah yang akan dibatasi berbatasan langsung dengan zona merah dan ada satu kecamatan yang sudah masuk zona merah, yakni Kecamatan Bangkinang.

Ada tiga kecamataan di Kampar berbatasan langsung dengan Pekanbaru, yakni Kecamatan Tambang, Kecamatan Siak Hulu dan Tapung.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar, Yusri, Senin (27/4) menuturkan untuk di Kecamatan Tambang ada tiga desa yang akan dibatasi aksesnya, yakni Desa Rimbo Panjang, Kulu, Tarai Bangun.

Sementara di Kecamatan Siak Hulu ada Desa Pandau dan Tanah Merah.

Sedangkan di Kecamatan Tapung ada Desa Karya Indah akan dibatasi.

Selain itu Kecamatan Bangkinang juga direncanakan akan dibatasi akses keluar masuknya.

Sejumlag daerah ini ditetapkan sebagai zona merah sehingga perlu dibatasi aktifitas yang masyarakat lakukan diluar rumah.

Selain membatasi, ia mengingatkan desa-desa dan kecamatan yang dibatasi aksesnya untuk meminimalisir kegiatan yang dapat mengundang masyarakat.

Yusri juga menghimbau kepada seluruh pengurus masjid untuk mengikuti protokol Covid 19.

PSBB di Pekanbaru - Tribunpekanbaru.com / Ikhwanul Rubby.

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved